JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Cara Pembuatan Biang Trichoderma sp

Trichoderma sp, merupakan satu jenis jamur yang diketahui dapat membunuh jamur lain, cara kerjanya mudah, spora trichoderma dapat menempel  pada badan jamur lain kemudian membentuk hifa (benang spora) yang akan mengikat dan menggulung jamur lain hingga jamur tersebut mati. Beberapa jenis jamur pathogen yang dapat dihambat perkembangbiakannya oleh trichoderma sp antara lain Rigdifarus lignosus (penyakit jamur akar putih), Fusarium oxysporum (penyakit busuk batang fusarium), Rizoctonia solani (penyakit busuk pelepah pada jagung), Fusarium monilifome (penyakit layu fusarium) dan penyakit busuk batang dari jamur sclerotium rolfsii serta cendawan sclerotium rilfisil. Jamur fusarium sampai saat ini belum bisa dikendalikan secara efektif dengan bahan aktif fungisida apapun. Namun dengan menggunakan agens hayati Trichoderma perkembangbiakan dan penyebarannya dapat dihambat. Penggunaan Trichoderma sp merupakan salah satu upaya untuk menghindari pencemaran lingkungan oleh fungisida kimia. Saat ini sudah banyak produk yang dijual berisi jamur Trichoderma sp, namun sebagai petani yang cerdas, alangkah jauh lebih baik jika kita membuat sendiri jamur Trichoderma sp dirumah. Adapun cara pembuatannya adalah sebagai berikut:

Bahan / Alat yang dibutuhkan

  • Nasi yang sudah bermalam 1 – 2 muk/takar
  • Bambu (dibelah 2 bagian) : 1 ruas
  • Tali plastic / karet secukupnya.

 Cara Pembuatannya :

Bagian dalam bambu dibersihkan, belahan bambu dibuat lubang sebesar jari kelingking dikedua ruas kiri dan kanan, kemudian isi satu bagian/belahan bamboo dengan nasi yang sudah dibiarkan semalam, satukan belahan bambu tersebut dan ikat dengan tali plastic sampai rapat, kubur dibawah pohon bambu atau ditanah yang subur / humus sedalam 10 20 cm, tutup kembali dengan tanah dan beritanda untuk memudahkan pengambilan, biarkan selama 5 – 7 hari, kemudian ambil dan jika terdapat jamur seperti kapas maka kita sudah mendapatkan Trichoderma sp, apabila masih belum terlihat jamur berbentuk kapas, maka perlu diulangi kembali caranya dengan mencari tempat lain untuk mengubur bambu berisi nasi tersebut. Setelah didapat jamur Trichoderma maka langkah selanjutnya adalah memperbanyak jamur Trichoderma. Memperbanyak jamur Trichoderma bisa dilakukan dengan menggunakan Dedak dan dapat juga dilakukan dengan menggunakan Media Beras. Namun pada kali ini kita hanya akan membahas cara perbanyakan dengan menggunakan Dedak. Perbanyakan dengan menggunakan Media Beras akan kita bahas pada periode berikutnya.

Cara Memperbanyak Menggunakan Dedak:

Bahan: Dedak 10 kg, Gula Pasir 20 SDM (Sendok Makan), Air Secukupnya (3 Liter) Biakan Trichoderma 1 Ruas Bambu.

Cara:

  • Dedak dikukus terlebih dahulu untuk mensterilkan dedak dari berbagai jamur/bakteri.
  • Larutkan gula dalam air matang
  • Biakkan Trichoderma dikeluarkan dari bamboo dan dicampurkan dengan dedak.
  • Campuran dedak dan Trichoderma ditaburi gula hingga dedak bisa dikepal-kepal (tidak terlalu dan basah)
  • Masukan dalam wadah plastic dan tempatkan ditempat yang terhindar dari matahari dan hujan langsung
  • Biarkan selama 3 – 7 hari
  • Siap untuk digunakan.

 Sumber : https://infotani.net