JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Jakarta, Senin, 10 Mei 2021. Banyak sekali potensi yang bisa diangkat menjadi tulisan populer dari hasil kegiatan dan pengkajian dalam lingkup Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Melalui Webinar “Kupas Kiat Mengubah Hasil Penelitian Menjadi Artikel Populer” yang diselenggarakan oleh BBP2TP melalui zoom meeting ini memberikan langkah-langkah yang sangat mungkin untuk dilakukan sehingga para peneliti dan penyuluh dapat lebih produktif dalam menghasilkan artikel populer. Didukung oleh arahan yang disampaikan Kepala BBP2TP Dr. Ir. Fery Fahrudin Munier, M.Sc. bahwa para peneliti dan penyuluh harus belajar banyak untuk menulis artikel populer pada berbagai platform seperti media sosial, website dan media cetak dari hasil pengkajian maupun kegiatan turun lapang. Artikel populer ini juga dapat menjadi sarana untuk menginformasikan capaian kegiatan yang telah dilakukan kepada masyarakat.

Webinar menghadirkan dua orang pakar. Pertama adalah Setia Lesmana, S.P., M.Si  dari Majalah Sains Indonesia dan menuturkan  agar  peneliti dan penyuluh berperan menjadi komunikator sains, inovasi, riset dan teknologi. Terdapat 6 tahapan agar dapat mempublikasi tulisan, yaitu (1) dapatkan ide/gagasan, (2) buat outline, (3) cari referensi, (4) tulis konten, (5) editing, dan (6) publish. Bahan-bahan karya tulis ilmiah sangat mungkin untuk dijadikan bahan tulisan ilmiah populer. Selanjutnya, Yesiah Erick Tamalagi, S.E selaku Staf Khusus Mentan Bidang Informasi dan Komunikasi Pembangunan Pertanian menyampaikan bahwa media televisi berupa video memiliki batasan durasi, sehingga dalam penulisan kita harus memenuhi aspek SPJ yaitu Singkat, Padat, Jelas. Selain itu dalam menuliskan artikel populer perlu keahlian dalam melukiskan tidak hanya menyampaikan kalimat. Artikel populer juga dapat mengangkat kisah sukses dari para petani setempat sehingga dapat menginspirasi petani secara luas.

Webinar diikuti oleh para peneliti, penyuluh dan Tim Media BPTP Jakarta, sehingga diharapkan menambah wawasan dan lebih terbuka untuk tidak hanya menyimpan laporan hasil penelitian/pengkajian di meja atau laptop berupa laporan kegiatan. Webinar ini juga membahas bahwa setiap kegiatan yang dilakukan bernilai informasi dan dapat dituliskan menjadi suatu artikel. Terdapat dua jenis artikel yang dapat dituliskan yaitu artikel ilmiah dan artikel populer. Artikel populer merupakan artikel  yang menggunakan bahasa populer dan dapat dibaca oleh khalayak umum, sedangkan artikel ilmiah menggunakan bahasa ilmiah yang seringkali dibaca oleh peneliti di bidang tertentu. Artikel populer menjangkau lebih luas, namun harus tetap informatif bagi masyarakat. Semangat menulis, beranikan publish! (FIN).