JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Jakarta -- Dalam rangka mendukung program Padat Karya Kementan, BPTP Jakarta melaksanakanBimtek kegiatan KRPL (Kawasan Rumah Pangan Lestari) dengan mengusung tema “Teknologi Pengolahan Hasil Pekarangan dan Teknologi Pengemasan Hasil Pertanian”. Bimtek bertempat di Ruang Rapat Lt.4 Sekretariat Balitbangtan, dengan peserta berasal dari beberapa Kelompok Wanita Tani (KWT) serta Kelompok Organisasi Masyarakat.

Sambutan dan arahan Kepala Balai BPTP Jakarta, Dr. Nurhayati, SP, M.Si menyampaikan bahwa salah satu tupoksi BPTP Jakarta adalah mendiseminasikan teknologi yang dihasilkan kepada masyarakat yaitu berupa hilirisasi teknologi agar dapat diaplikasikan dan tepat guna. Pada kesempatan ini BPTP Jakarta menyelenggarakan Bimtek dengan tema “Teknologi Hasil Pekarangan” dimana akan disampaikan dan diperkenalkan teknologi-teknologi pascapanen pertanian yang telah dihasilkan dan bernilai tambah. Salah satu diantaranya adalah pengolahan sayuran dapat menjadi jus/smoothies. Dengan adanya Bimtek ini mudah-mudahan akan berdiaspora, bisa meluas dan
diharapkan peserta yang telah ikut pelatihan ini dapat menyampaikan teknologi BPTP Jakarta kepada masyarakat lainnya.

Materi Bimtek pertama berjudul “Teknologi Pengolahan Hasil Pekarangan” dipresentasikan oleh peneliti Kelji Pasapanen yaitu ibu Muflihani Yanis, S.Pt, M.Si. Beliau menyampaikan beberapa manfaat dari kegiatan KRPL diantaranya: ketahanan dan kemandirian pangan dan gizi keluarga; mendukung diversifikasi pangan berbasis sumber daya lokal; serta peningkatan pendapatan keluarga dan masyarakat. Selain itu dari hasil pekarangan berupa sayuran seperti bayam, kangkung, pakcoy, kelor dapat diolah menjadi produk yang beragam, bergizi dan bernilai tambah seperti cake bayam, cracker bayam, puding, smoothies pakcoy dan lainnya. Materi kedua dipresentasikan oleh Budiyantoro, S.TP, M.Sc tentang “Pengemasan Produk Pangan”. Dalam memillih jenis kemasan, pelaku usaha harus menerapkan KYP (Know Your Product) dimana jenis kemasan yang dipilih disesuaikan dengan bentuk dan komposisi produk yang dibuat (padatan, cairan, serbuk) sehingga dapat memperpanjang masa simpan. Di sesi akhir Bimtek, peserta diajarkan praktek membuat produk smoothies pakcoy dan kelor.