JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Jakarta, 29 Maret 2021 -- Tiga mahasiswa (Maydiana Putri, Fadya Aldama dan Nabila) dari Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melakukan presentasi hasil Praktik Kerja Lapangan (PKL).

Presentasi ini dihadiri oleh Dra. Dyah Pitaloka, M.Si, Ir. One Tigor Pakpahan dan Ir. Yogawati Dwi Agustina dari bidang Kerja sama dan Pelayanan Pengkajian, serta para pembimbing PKL, yaitu Ikrarwati, S.P., M.Si, Nofi Anisatun Rokhmah, S.P., M.Si, dan Lukman Hakim, S.Si, M.Sc.

Tema PKL yang dilakukan terkait pemanfaatan bekas maggot (Kasgot) dan bekas cacing (Kascing) untuk budidaya tanaman selada, kangkung, caisim dan kailan. Pemanfaatan kasgot dan kascing sebagai produk potensial yang dihasilkan dari pengolahan limbah organik untuk budidaya sayuran akan menjadi satu sinergi pemanfaatan limbah untuk pertanian. Kegiatan dimulai dari persiapan tanam, pembibitan hingga periode pertumbuhan.

Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan media tanam tanah-kasgot dan tanah-pukan menghasilkan pertumbuhan tanaman yang terbaik dibanding media tanam kascing dan tanah-kascing terutama pada parameter tinggi tajuk, berat segar, dan jumlah daun. Namun pada parameter panjang akar justru terjadi sebaliknya. Akar pada media tanah (kontrol) lebih panjang dibanding pada media lainnya. Hal ini diduga karena media tanah memiliki hara yang lebih rendah dibandingkan media lain yang diujikan (kasgot, pupuk kandang sapi, kascing). Akar pada perlakuan kontrol tersebut menjadi aktif untuk mencari hara sehingga menjadi lebih panjang.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh para mahasiswi PKL dapat disimpulkan bahwa media tanam kombinasi tanah dengan kasgot menghasilkan pertumbuhan terbaik terhadap tanaman selada, kangkung, caisim dan kailan. Bahan media tanam yang organik menghasilkan produk sayuran daun yang aman dan sehat untuk dikonsumsi. Para pembimbing menyampaikan bahwa pemanfaatan kasgot merupakan suatu potensi solusi untuk menangani masalah limbah sampah rumah tangga yang seiring berjalannya waktu jumlahya semakin meningkat.

Selain peningkatan kemampuan dalam hal teknis, para mahasiswi juga mendapatkan pengalaman bermanfaat lainnya selama PKL di BPTP Jakarta, seperti bagaimana melakukan komunikasi, koordinasi dan bekerja dengan cepat.