JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Jakarta Utara,  (17/03/2021) -– Dalam rangka memperkenalkan serta menyegarkan kembali proses produksi benih padi yang berkualitas bagi petani padi sawah di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Timur, BPTP Jakarta bekerjasama dengan Dinas KPKP DKI Jakarta melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Pengenalan Teknologi Perbenihan Padi Sawah. Bimbingan teknis ini dilaksanakan di BPP Sukapura Jakarta Utara. Peserta yang hadir sebanyak 40 orang yang terdiri dari petani padi, PPL, petugas POPT yang berasal dari daerah di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Timur.

Bimtek diawali dengan sambutan dari tuan rumah Bapak M. Ramdani selaku Koordinator BPP Sukapura sekaligus mewakili Kepala Sudin KPKP Jakarta Utara. Dalam sambutannya beliau mengapresiasi dilaksanakannya kegiatan Bimtek ini karena dapat memberikan informasi yang sangat baik bagi petani padi. Acara dibuka secara resmi oleh Kepala BPTP Jakarta, Dr. Nurhayati, S.P., M.Si.

“Setelah mendapatkan materi Bimtek diharapkan petani mampu menyediakan benih padi sendiri yang berkualitas, sehingga mengurangi ketergantungan membeli benih dari luar daerah atau menggunakan benih yang tidak bermutu” Ujar Nurhayati. Balitbangtan melakukan program hiilirisasi teknologi yang salah satu bentuknya berupa Varietas Unggul Baru (VUB) padi. Oleh karena itu BPTP Jakarta sebagai salah satu UPT di bawah Balitbangtan yang memiliki tugas dan fungsi pendampingan teknologi kepada petani bersifat terbuka serta dapat diakses secara bebas oleh petani maupun PPL.

Narasumber pada Bimtek kali ini menghadirkan Dr. Heni Safitri, SP, MSi, Peneliti Pemulia Padi yang bertugas di Balai Besar Penelitian Tanaman Padi. Peserta sangat antusias dalam mengikuti Bimtek ini, proses diskusi dan tanya jawab berlangsung hangat, ditambah lagi dengan adanya doorprize bagi peserta yang dapat menjawab pertanyaan dengan benar.

Selain ilmu dan pengalaman yang diberikan oleh Narasumber, setiap perserta juga mendapatkan paket saprodi yang berisi benih VUB Inpari 32 kelas SS sebanyak 5 kg produk BB Padi, Bioprotector produk Balitro, dan Agrimeth produk Balittanah. Harapannya, peserta mampu menyerap dengan baik ilmu dan pengalaman yang diberikan oleh Narasumber, serta dapat mempraktekkannya sendiri di lapangan. penangkar benih padi agar nilai ekonomi hasil produksi padi bisa meningkat. Dengan perbenihan padi kita wujudkan kemandirian benih padi di Jakarta…