JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Kepulauan Seribu sebagai salah satu kabupaten administratif dari Ibu Kota Negara, masih menyimpan banyak potensi sum berdaya genetik tanaman.  Pisang kepok belanda merupakan satu varietas lokal yang dimiliki oleh Kepulauan Seribu. Nama Pisang Kepok “Belanda” didapatkan secara turun menurun. Pisang ini memiliki ukuran yang cukup besar, dan oleh penduduk biasa dikonsumsi setelah melalui pengolahan, bukan sebagai buah meja. Tanaman pisang yang dapat tumbuh dengan baik di lahan marginal dengan kondisi salinitas air tanah yang tinggi merupakan suatu potensi untuk menjaga ketersediaan pangan. 

Pisang Kepok Belanda telah terdaftar sebagai varietas lokal Kepulauan Seribu dengan tanda daftar varietaslokal Nomor 440/PVL/2017.  Berikut adaalah morfologi pisang kepok Belanda.

Tanaman:

tipe tumbuh terkulai, tipe lingkungan tumbuh lahan pantai, dataran rendah, tinggi tanaman 2,7 – 3,55 m, percabangan monopodial. Batang : jenis batang semu, bentuk batang silinder, lingkar batang 51 – 70 cm, warna batang Yellow Green Group N 144 A.

Daun :

bentuk daun oval, panjang daun 71 cm, panjang tangkai daun 40 cm, lebar daun 54 cm, rasio panjang/lebar daun 1,3 : 1, keadaan permukaan daun  licin, warna daun Yellow Green Group 147 A, penampang  melintang tangkai daun sedikit melengkung ke dalam, ujung daun tumpul, pangkal daun kedua sisi membulat.

Bunga:

panjang bunga jantan 19 cm, diameter bunga jantan 6,1 cm, berat bunga jantan 1,5 ons, warna bunga jantan Greyed Orange Group 177 A, bentuk bunga jantan bulat telur sempit, bentuk ujung braktea tertutup/sedikit terbuka. 

Buah:

bentuk tandan selindrikal, bulu pada tangkai tandan buah tidak ada, lengkungan buah lurus, warna kulit buah muda Yellow Green Group 144 C,  warna kulit buah matang fisiologis Greyed Yellow Group 162 A, warna daging buah matang Yellow Group 11C,  ukuran buah 9,5 kg,  berat buah per tandan 15,8 cm, panjang buah 5,72 cm, diameter buah 12 – 14 buah,  jumlah buah per sisir 5 – 8 sisir,  jumlah sisir per tandan berbentuk leher botol,  bentuk ujung buah lemah, lengkungan tandan lemah, rachis 127, bekas luka pada rachis, panjang penducle 35 cm.