JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Preferensi konsumen terhadap cabe bubuk

ABSTRACT

Cabe adalah salah satu komoditas sayuran yang sangat popular dan diminati oleh semua kalangan. Akan tetapi cabe memiliki sifat mudah rusak sehingga mempunyai masa simpan yang relative singkat. Oleh karena itu perlu teknologi pengolahan cabe menjadi bahan sediaan pada saat produksi berlimpah untuk mengatasi kelangkaan cabe dan harga jual yang tinggi. Penelitian  ini  bertujuan untuk mengetahui  preferensi konsumen terhadap cabe bubuk. Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan 2 faktor, yaitu metode blansing dan lama blansing terhadap cabe segar sebelum proses pengeringan.  Uji organoleptik dilakukan terhadap warna dan aroma cabe bubuk, rendemen cabe bubuk, kadar air dan warna secara chroma . Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode blansing dan lama blansing berpengaruh terhadap rendemen dan kadar air. Rendemen tertinggi diperoleh pada perlakuan blansing kukus selama 3 menit, yaitu 23,1%  sedangkan kadar air terendah pada blansing celup 3 menit, yaitu 6,13%. Hasil penilaian konsumen menunjukkan bahwa perlakuan metode blansing dan lama blansing tidak memberikan respon konsumen yang berbeda terhadap warna dan aroma baik pada cabe blansing maupun cabe bubuk.

Kata kunci: Cabe,  cabe bubuk,  blansing, konsumen, preferensi

 

  • Download Full Text