JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

SDM dan KTI

ABSTRACT

 

Penelitian ini bertujuan mendapatkan bahan perekat untuk pelapisan benih dengan tepung vermikompos dan biji mimba yang paling kompatibel dengan benih cabai, tomat, kacang panjang dan timun. Percobaan disusun menggunakan rancangan acak lengkap faktor tunggal dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan.  Perlakuan yang diuji adalah jenis bahaan perekat yaitu meliputi  (i) CMC 1%, (ii) Gom arab 3%, (iii) 1% Kitosan 1%, (iv) Kontrol. Hasil penelitian menunjukkan, semua perekat yang digunakan mengakibatkan penurunan vigor dan viabilitas pada benih cabai, tomat, mentimun, dan kacang panjang.  Hasil yang terbaik diperoleh pada perlakuan CMC pada kacang panjang yaitu dengan mempertahankan viabilitas benih sama dengan kontrol dan perlakuan gom arab pada tomat yang menghasilkan viabilitas benih lebih tinggi dari kontrol. Perekat yang paling kompatibel dengan benih cabai adalah kitosan 1%, untuk benih tomat dan timun adalah gom arab 3%, sedangkan untuk benih kacang panjang adalah CMC 1%.

Kata Kunci: Ukuran umbi, pupuk organik cair, bawang merah, pot

 

  • Download Full Text

ABSTRACT

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran cacing merah (Eisenia foetida) dalam meningkatkan kualitas kompos dari sampah organik pasar. Sampah organik pasar yang diuji  terdiri atas campuran sampah sayur dan buah yang diambil secara acak pada tumpukan sampah di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Perlakuan pengomposan dengan dan tanpa cacing merah masing-masing dilakukan dalam kotak pengomposan berukuran 50x40x30 cm. Kualitas kompos ditentukan berdasarkan analisis laboratorium dan respon tanaman pada fase pembibitan di rumah kaca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik kimia pupuk kompos dari limbah organik pasar yang dihasilkan dengan menggunakan cacing (vermikompos) tidak berbeda nyata dengan kompos biasa tanpa menggunakan cacing. Namun demikian, respon pertumbuhan bibit tomat, cabe, selada, dan caisim pada perlakuan vermikompos nyata lebih tinggi dibandingkan kompos biasa, kecuali pada peubah berat segar dan berat kering akar cabe. Peningkatan jumlah vermikompos dalam media tanam secara umum memberikan pengaruh yang bersifat kuadratik dengan titik optimum 60% (v/v) pada tomat, selada, dan caisim serta 40% (v/v) pada cabe.

Kata kunci: cacing, kompos, vermikompos, sampah pasar, pertumbuhan tanaman

 

  • Download Full Text

ABSTRACT

Until recently, rice is the staple food of Indonesian society, so it will need to be very high commodity rice. This of course would threaten the stability of food in Indonesia. In Jakarta, the population has reached more than 12.7 million inhabitants (2014), of course in the the foreseeable future will continue to grow. This is impacting on the need for rice, because it causes the rice needs to be very high. Diverse array of species and varieties of plants owned by our country, opening up opportunities for the development of food crops have become agribusiness activities to support the acceleration of food self-sufficiency, to encouraging local food crops, such as sweet potato, taro and ganyong. Plant tubers contain many nutrients, protein, fat, minerals and vitamins as well as calcium, phosphorus, Ferrum (iron), vitamin A, vitamin B1, and vitamin C. These plants suitable for use as a raw material agro-flour and used as diverse types of snacks high value, among other things, sticks taro, taro cake, potato cake, taro roll, roll potatoes, brownies, donuts, dodol, mocha, ice cream, noodles and others. Of the potential of this tuber crops studies conducted activities aimed to determine the potential of some types of root crops to be cultivated and developed in Jakarta in order to support the acceleration of food self-sufficiency. This assessment activities carried out from April to December 2014 was held on 2 farmer groups, namely farmers group “Cempaka” Green Garden – North Jakarta and in farmers group “Mawar” Ciracas Sub Dsitrict – east Jakarta. This research is a randomized block design (RAK). Type plant bulbs, used, among others: Sukuh, Antin, Beta, Sari, BENIAZUMA, Talas and Canna. Results of the study, showed that, sweet potato, that adapt in Cempaka Farmers Group – North Jakarta is the sweet potato. Weight potato/plants, resulting from Sari varieties, namely: (782,17 g/plant), Antin 1 (489,83 g), Sukuh (364,67 g), and Beta 1 (330,33 g). While on location in WK,East Jakarta, plant tubers are adaptable and can be developed is Ganyong (776,0 g/plant) and Talas (242,0 g/TNM).

Keywords: potential, sweet potato, taro, ganyong

 

  • Download Full Text

ABSTRACT

Saat ini lahan yang ada di wilayah DKI Jakarta telah terbagi menjadi beberapa fungsi diantarannya penggunaan lahan berupa lahan terbangun, lahan basah, dan lahan pertanian. Kegiatan alih fungsi lahan berpengaruh pada jenis usaha pertanian dan mengancam keberadaan sumber daya genetik (SDG) lokal Jakarta. sehingga diperlukan upaya pelestarian SDG agar tidak punah. Kegiatan inventarisasi dan koleksi SDG ini dilakukan di Jakarta Timur, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, serta Jakarta Selatan pada bulan Januari sampai Desember 2014. Inventarisasi dilakukan dengan mencatat jenis dan jumlah tanaman dengan memilih minimal 29-33 responden pada masing-masing wilayah. Karakterisasi tanaman berdasarkan panduan yang dikeluarkan oleh   IPGRI atau KNSDG. Hasil inventarisasi sumber daya genetik di Provinsi DKI Jakarta diperoleh 424 jenis tanaman dengan 92 responden. Jumlah tanaman yang berhasil terinventarisir adalah sejumlah 9184 tanaman yang terdiri dari tanaman pangan, tanaman buah dan tanaman obat keluarga. Tanaman pangan yang sudah dikarakterisasi adalah Genjlog, talas Minyak, Talas Ketan, Talas Pitung dan Talas Bawang. Tanaman buah khas lokal Jakarta yang dikarakterisasi diantaranya yaitu Alpukat cipedak, Rambutan rapiah, Rambutan Binjai, Sukun duri dan Sukun botak. Sedangkan tanaman TOGA yang dikarakterisasi diantaranya adalah Gendis, Jarum tujuh duri, Jahe merah, Kawista, Kembang bugeng, Miana, Nilam, Namfayek, dan Srigi. Tanaman hasil inventarisasi yang memiliki keunggulan sifat, karakter spesifi k lokasi, atau keberadaannya yang langka dikoleksi. Pengelolaan sementara masih dilakukan di kebun koleksi plasma nutfah BPTP Jakarta.

Kata kunci: inventarisasi, karakterisasi, pengelolaan, sumber daya genetik

 

  • Download Full Text

ABSTRACT

Padi (Oryza Sativa L.) adalah salah satu sumber makanan pokok hampir separuh penduduk dunia terutama di Asia dan padi sebagai sumber utama karbohidrat. Pertanian organik merupakan salah satu pendekatan pertanian berkelanjutan karena bersifat komersial dan sebagai pemecahan masalah pertanian konvensional. Pertanian organik merupakan jalan keluar bagi petani yang memiliki lahan sempit dan skala usaha kecil terutama di negara berkembang. Beras organik (Oryza sativa L.) merupakan beras yang diperoleh dari padi organik yang dibudidayakan tanpa menggunakan pestisida atau bahan kimia. Tujuan dari review ini adalah untuk mendapatkan karakteristik mutu beras organic dan anorganik. Hasil menunjukkan bahwa beras anorganik menunjukkan kandungan kadar air, protein, lemak, amilosa dan berat 1000 biji lebih tinggi dibandingkan beras organik.

Kata Kunci: mutu beras, organic, anorganik

 

  • Download Full Text