JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

SDG

Jakarta memiliki berbagai komoditas tanaman khas yang sudah dibudidayakan secara turun temurun. Ketersediaan dan pelestarian khas tersebut perlu untuk terus dilestarikan, salah satunya melalui pengembangan Sumber Daya Genetik (SDG).  Tidak dapat dipungkiri bahwa SDG tanaman memiliki peranan yang cukup penting dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat.

Menu Sumber Daya Genetik (SDG) ini berisi berbagai informasi mengenai berbagai sumber daya genetik tanaman varietas komoditas lokal Jakarta dari lima wilayah (Jakarta Pusat, Selatan, Timur, Barat, dan Utara) ditambah dengan Kepulauan Seribu.

 

 

Sukun Botak Kepulauan Seribu

 

Tinggi tanaman : mencapai 10 m; Bentuk batang : berkayu, bentuk bulat, permukaan kasar; Bentuk daun : belah ketupat dengan toreh dalam, pangkal daun meruncing; Ujung daun : meruncing; Warna daun : Permukaan atas hijau tua, permukaan bawah hijau muda. Terdapat rambut-rambut halus pada tulang daun; Panjang daun : merah tua; Lebar daun : 40 – 42 cm; Bentuk buah : oval; Kulit buah : berwarna hijau, memiliki motif segi lima dan segi enam dengan titik hitam ditengahnya, tidak berduri;  Berat buah : 2,9 – 4 kg; Diameter buah : 19 cm – 25 cm; Panjang buah : 21 cm – 27 cm; Warna daging buah : putih kekuningan; Produksi : 150 buah / pohon / tahun  ( 2 kali panen).

 

Terdapat 2 jenis sukun yang banyak dijumpai di Kepulauan Seribu, yaitu sukun botak dan sukun duri. Sukun botak banyak dijumpai di Pulau Payung, Pulau Tidung kecil, Pulau Tidung besar dan sedikit di Pulau Pramuka.

 

 

Rambutan Rapiah

 

Warna Batang : Cokelat; Percabangan : Horizontal; Bentuk Batang : Bulat; Bentuk kannopi tanaman  : Seperti paying; Tinggi Tanaman      : 6,5 - 7,5 m; Tajuk pohon  : 5 - 7 m; Bentuk daun : Bulat panjang dengan ujung tumpul; Warna Daun   : Hijau tua; Warna bunga : Kekuningan; Bentuk bunga : Bulat kecil dalam tandan; Bentuk buah : Bulat, mempunnyai pelat dengan rambut sangat pendek  dan  kasar; Warna Buah : Hijau kekuningan; Warna rambut : Hijau dan ujung kemerahan; Bentuk biji : Bulat; Rasa daging buah : Manis; Warna Daging Buah : Putih; Sifat Daging Buah : Ngelotok kulit biji agak meletak; Jumlah buah per pohon: 1000 - 2600 buah; Berat per buah : 18,9 gr; Produksi : 18-30 kg/pohon.

 

Rambutan rapiah merupakan salah satu varietas rambutan dari DKI Jakarta yang dilepas dengan SK 156/Kpts/TP.240/3/1985 tanggal 12 Maret 1985. Rambutan ini berasal dari Pasar minggu Jakarta Selatan. Ciri khas dari rambutan ini adalah memiliki pelat pada kulitnya dan meskipun warnanya masih hijau kekuningan, namun sudah memiliki rasa yang manis dengan daging buah yang mengelotok.

Keberadaan pohon rambutan rapiah semakin berkurang, namun masih banyak ditemukan di wilayah Jagakarsa-Jakarta Selatan. Untuk bibit tanaman yang bersertifikat dapat diperoleh di BBI Ragunan-Jakarta Selatan.