JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Teknologi Pembuatan Rempah Jahe Instan

PENDAHULUAN

Rempah-rempah dapat dihasilkan dari umbi, biji, kulit batang, bunga, daun dan buah. Rempah yang berasal dari umbi, yaitu jahe, kunyit, temulawak, kencur, kunci, lengkuas, temu ireng, dan tempuyung (Muchtadi, et al., 1992). Jahe termasuk dalam sembilan besar rempah-rempah yang diperdagangkan di pasaran dunia. Komoditas jahe yang diperdagangkan tersebut biasanya dalam bentu segar atau kering, bubuk jahe, manisan jahe, minyak jahe dan oleoresin.

Berdasarkan pengalaman secara turun temurun diketahui bahwa jahe merah berkhasiat menghangatkan badan, peluruh keringat, anti rematik, sakit pinggang, nyeri lambung, meningkatkan stamina tubuh, mengobati asma, pusing-pusing, nyeri otot, dan mengatasi radang tenggorokan. Sedangkan beberapa penelitian menyebutkan beberapa jahe merah memiliki potensi kordikomik untuk meningkatkan kekuatan otot jantung, melancarkan sirkulasi darah, menurunkan tekanan darah, mengembalikan nafsu makan, menstimulir mukosa (selapur lendir), merangsang saluran pernapasan vasomotor (syaraf yang mempengaruhi penyempitan pembuluh darah), meredakan batuk dan flu serta gejalanya.

Pengolahan rempah-rempah menjadi menuman instant sudah lama dilakukan oleh masyarakat Indonesia baik dalam bentuk serbuk serbuk maupun cair. Saat ini proses pengolahannya sudah dilakukan oleh industri rumah tangga, kelompok tani bahkan perusahaan farnasi, dimana proses pengolahannya dilakukan mulai dari manual hingga skala pabrikan.