JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Teknologi Unggulan Bidang Pertanian

Pendahuluan

Di DKI Jakarta, usahatani bidang pertanian mempunyai nilai ekonomis tinggi adalah pada tanaman hortikultura khususnya tanaman hias, sayuran dan buah-buahan, mulai dari budidaya sampai penangan pasca panennya. Namun demikian tidak berarti komoditas pertanian yang lainnya tidak diusahakan. Beberapa teknologi bidang pertanian telah dihasilkan BPTP Jakarta, yaitu;

Teknologi Penggorengan Vakum untuk Pembuatan Kripik Buah-buahan
Salah satu cara mendapatkan kripik buah dengan mutu tinggi adalah bisa dilakukan dengan menggunakan teknologi alat penggorengan vakum (pompa hampa udara). Dengan menerapkan teknologi ini buah-buahan yang melimpah dan terbuang pada saat panen raya, dapat dimanfaatkan menjadi kripik sehingga tetap memiliki nilai jual tinggi. Kripik yang dihasilkan mempunyai warna dan aroma buah asli, rasa lebih renyah dan penampilan yang menarik, kalau bahan baku berada pada tingkat kematangan optimal. Sedangkan kerenyahan diperoleh karena proses penurunan kadar air dalam buah terjadi secara berangsur-angsur. Buah yang bisa dibuat kripik dengan teknologi ini adalah nangka, pisang, pepaya, nenas, mangga, dan apel.

Teknologi Pemanfaatan Limbah Pertanian Sebagai Pupuk Organik
Berbagai jenis pupuk organik mulai banyak beredar, apalagi sejak digalakan pemanfaatan limbah pertanian sebagai bahan organik untuk pembuatan pupuk, bahkan babarapa petani/swasta telah mencanangkan adanya pertanian organik.
Banyak limbah pertanian dapat dijadikan sebagai bahan utama untuk pembuatan pupuk, seperti; jerami, pupuk kandang, arang sekam, potongan rumput tanam, limbah organik dari pasar, pupuk hijau, serbuk gergaji, sekam padi, dll.

Dari hasil pengkajian, kompos yang dibuat dengan menggunakan mikroba decomposer/pengurai dapat dijadikan Bokashi: bokashi jerami, bokashi pupuk kandang, bokashi ekspres, fien compos dan compos bioaktif.

Teknologi Usahatani Terpadu Pada Pertanian Pinggiran Kota
DKI Jakarta dengan kondisi lahan pertanian yang semakin terbatas, perlu diupayakan pemanfaatannya secara instensif terutama didaerah pinggiran kota, yang dikenal dengan pertanian pinggiran kota.

Salah satu yang dapat dilakukan adalah dengan sistem usahatani terpadu antara suatu komoditas unggulan disuatu kawasan dengan usaha tambahan yang memberikan hasil tambahan sehingga dapat meningkatan pendapatan rumah tangga.

Hasil pengkajian yang telah dilaksanakan adalah dengan memadukan cabang usaha pertenakan itik, sayuran dan ikan. Pemberian cacing sebagai pengganti ikan rucah pada ransum pakan, menghasilkan telur itik yang beratnya konstan, warna kuning telur yang lebih baik. Kascing dapat dipakai sebagai media sayuran yang ditanam secara vertikultur. Kemudian hasil ternak cacing dapat dipakai untuk pakan ikan.

Teknologi Penggunaan Minyak Melaleuka Dalam Pengendalian Lalat Buah
Hama yang potensial menimbulkan kerugian pada usaha tani tanaman buah-buahan adalah alat buah. Tingkat kerugiannya mencapai bisa mencapai 100% bila tidak dilakukan pengendalian secara terprogam.

Para petani buah belimbing manis telah melakukan pengendalian terhadap hama tersebut dengan sanitasi lingkungan,pengasapan dan pembungkusan buah. Cara ini memeang sangat efektif namun masih ada kerontokan buah sekitar 30% sehingga perlu diupayakan cara lain untuk lebih menekan pupulasi alat buah, yaitu denga perangkap yang menggunakan zat penarik serangga berupa Methyl Eugenol (ME). Dari hasil pengkajian, teryata dengan menggunakan minyakmelaleuk bracteata yang diestra dari tumbuhan, lalat buah pada belimbing manis berhasil dikendlikan.

Teknologi Peningkatan Mutu Anggrek
Tanaman anggrek memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi, untuk itu perlu adanya peningkatan mutu baik kualitas maupun kuantitas anggrek.

Salah satu teknologi yang dapat memperbaiki mutu anggrek adalah dengan penggunaan media dan pupuk alternatif yang sesuai.

Hasil pengkajian menunjukan bahwa aplikasi teknologi budidaya anggrek, yaitu penggunaan media arang batok kelapa dan pupuk NPK ditambah unsur mikro memberikan pertumbuhan yang terbaik, diikuti media arang kayu rambutan dan pupuk NPK ditambah unsur mikro. Perlakuan kedua kombinasi tersebut mempunyai tingkat pengeluaran biaya lebih rendah.