JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Mengenal Microgreen: Sayuran Mini Kaya Gizi Langsung Dari Rumah Kita

PENDAHULUAN

Minat untuk mengkonsumsi buah dan sayuran terjadi peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Akan tetapi Provinsi DKI Jakarta masih bergantung dengan pasokan bahan pangan dari wilayah lain seperti Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Dari sisi pekerjaan, bidang pertanian juga tidak banyak dipilih menjadi pekerjaan rumah tangga yang utama di DKI Jakarta. Penyebab turunnya jumlah rumah tangga pertanian di DKI Jakarta juga karena semakin berkurangnya luasan lahan pertanian, sehingga banyak yang tidak bisa lagi meneruskan usaha pertaniannya.       

Oleh karena itu, masyarakat di DKI Jakarta terutama yang tinggal di kota besar perlu mengembangkan pertanian perkotaan dan tidak hanya berpangku pada lahan pertanian yang semakin sedikit. Pertanian perkotaan juga didukung oleh perkembangan teknologi yang pesat dimana banyak orang yang menginginkan kemudahan dalam kehidupan sehari-hari. Banyak hal yang awalnya dianggap merepotkan, sekarang menjadi hal yang mudah. Salah satu contohnya adalah budidaya tanaman microgreen.

Microgreen merupakan jenis sayuran yang memiliki kandungan gizi dan vitamin yang lebih tinggi dibandingkan sayuran yang ditanam biasa. Akan tetapi kandungan gizi dan vitamin pada sayuran microgreen akan semakin menurun jika disimpan terlalu lama, namun dapat menjadi substitusi dari sayuran yang harus ditanam di lahan yang sudah menipis di perkotaan ini. Oleh sebab itu, menanam tanaman microgreen untuk kebutuhan sendiri memiliki nilai yang lebih tinggi daripada membeli di swalayan.

 

DESKRIPSI MICROGREEN


Microgreen adalah tanaman muda, lunak, serta tanaman yang dapat dimakan yang mana dipanen sebagai bibit. Tanaman kecil ini ditanam untuk tahap daun sejati pertama.
Microgreen dijual sebagai produk mentah untuk digunakan di salad, sandwich, ataupun sebagai hiasan. Produksi microgreen membutuhkan lingkungan yang cukup perlindungan, seperti rumah kaca atau terowongan tinggi. Dimungkinkan juga untuk memproduksi microgreen didalam ruangan dibawah lampu buatan. Waktu penyelesaian yang singkat dan nilai potensi mikro yang tinggi berpotensi menarik bagi produsen.

Sejumlah besar sayuran, ramuan, tanaman agronomis dan varietas tanaman dapat digunakan untuk budidaya microgreen. Pemilihan tanaman seringkali didasarkan pada warna,
tekstur, rasa, dan permintaan pasar. Seberapa cepat dan mudahnya benih berkecambah harus menjadi pertimbangan lain. Contohnya adalah selada yang mana terlalu halus dan seringkali tidak dianggap sebagai kandidat yang baik untuk menjadi microgreen.

Artikel lengkap .... download