JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Mengenal Tanaman Okra yang Kaya Manfaat

Pendahuluan

Okra merupakan salah satu sayuran indigenous Indonesia yang masih sedikit dibudidayakan masyarakat, khususnya masyarakat kota. Meskipun telah diketahui kandungan gizi dan manfaat okra sangat tinggi. Kadir dan Sudarto (1991) melaporkan bahwa polong okra memiliki kandungan protein 3,9%; lemak 2,05%; kalium 6,68%, phosphor 0,77%, karbohidrat 1,4%, kalori 39,97/100g. Selain itu, okra juga mengandung 67,50% α-selulosa dan 15,4% hemiselulosa. Okra juga diketahui memiliki manfaat untuk menurunkan kadar gula  darah. Terkait nilai gizi dan manfaat okra, maka tanaman okra di Jakarta saat ini sangat berkembang dan menjadi salah satu program dinas kelautan pertanian dan ketahanan pangan DKI Jakarta.

Menurut Siemonsma (1994), Genus Abelmoschus adalah tanaman asli Asia Tenggara, termasuk Abelmoschus esculentus. Sekarang okra sudah tersebar di daerah tropik maupun sub tropik. India, Afrika Barat dan Amerika Latin adalah daerah pusat penanaman okra dunia. Okra juga dikenal luas di Philiphina, Malaysia, Thailand, dan Vietnam, tetapi kurang dikenal di Indonesia.

Tanaman okra di Indonesia ditanam sejak tahun 1877 terutama di Kalimantan Barat. Tanaman ini telah lama diusahakan oleh petani Tionghoa sebagai sayuran yang sangat disukai utamanya untuk kebutuhan keluarga sehari-hari, pasar swalayan, rumah makan, restoran dan hotel. Dapat juga menjadi komoditas non migas yang potensial, sehingga tanaman ini mempunyai peluang bisnis yang mendatangkan keuntungan yang besar bagi petani. Bagian yang dibuat sayur adalah buahnya (buah muda). Buah tersebut banyak mengandung lendir sehingga baik dijadikan sup. Buah okra muda mengandung kadar air 85,70 %; protein 8,30 %; lemak 2,05 %; karbohidrat 1,4 % dan 38,9 % kalori per 100 g.

Okra menyediakan banyak nutrisi yang dibutuhkan, hampir setengahnya berupa soluble fiber dalam bentuk lendir dan peptin yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan mengurangi resiko penyakit jantung. Sisanya adalah insoluble fiber yang dapat membantu menjaga kondisi kesehatan.

Saat ini, tanaman okra mulai banyak dibudidayakan di Indonesia. Selama ini tanaman sayur Okra banyak diambil buah mudanya yang berbentuk silindris meruncing untuk sayur. Bahkan di beberapa negara seperti India, Srilangka, Jepang, Philiphina, Saudi Arabia dan Eropa, masakan buah Okra ini sangat populer.

 

Botani Tanaman Okra

Okra merupakan tanaman dalam famili mallow (Malvaceae) yang sangat mirip dengan kapas (Gossypium lursutum L.), tetapi buah dan daunnya lebih panjang dan dilindungi bulu serta lapisan lilin, sehingga sering disilangkan untuk mendapatkan tanaman kapas yang tahan serangan ulat. Umumnya okra dipanen dalam bentuk polong muda, dan digunakan dengan sebagai sayuran, baik tersendiri maupun dengan sayuran lain. Adapun polong tua diambil bijinya untuk dijadikan campuran kopi, margarin atau benih.

Bunga okra (Gambar 2) pada umumnya diserbuki secara silang oleh serangga. Jarak pengasingan yang dianjurkan adalah 500 m atau lebih. Cara yang lain untuk menjaga kemurnian benih adalah dengan membungkus bunga sebelum merekah dan melakukan penyerbukan dengan tangan segera setelah bunga merekah. Tanaman yang benihnya akan dipanen dapat dipilih dengan melihat pertumbuhan tanaman yang sehat dan ciri-ciri yang diinginkan. Setelah tanaman mulai berbunga, cabutlah tanaman yang bunganya tidak memiliki ciri-ciri yang sesuai. Setelah polong pertama terbentuk, cabutlah tanaman yang ciri-ciri polongnya tidak diingini. Tanaman yang menunjukkan gejala serangan virus harus segera dicabut secepat mungkin setelah gejalanya dapat dilihat.

Polong okra matang secara berurutan, mulai dari yang terletak di pangkal tanaman dan berlanjut hingga mencapai pucuk tanaman (Gambar 3). Setelah kering, polong cenderung pecah di sepanjang garis buah. Benih dari polong yang pecah bisa rusak karena hujan atau jatuh ke tanah. Itu sebabnya okra perlu dipanen secepatnya setelah matang (berwarna coklat) dan sebelum pecah polong okra sangat mudah ditebah dengan tangan memakai pisau yang sangat tajam (Luther., 2012).

 

Syarat Tumbuh Tanaman Okra

Okra (Abelmoschus esculentus) dapat ditanam di berbagai macam tanah yang memiliki drainase/pengeringan yang baik – tanah geluh pasir paling bagus. Suhu udara di antara 27-30°C mendukung pertumbuhan yang cepat dan sehat. Benih okra tidak akan berkecambah jika suhu tanah di bawah 17°C. Benih perlu direndam air selama 24 jam sebelum ditanam. Tanaman tumbuh dengan baik di bedengan yang tingginya 20-30 cm.

Okra dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian 1-800 mdpl (rendah dan tinggi) pada daerah dengan suhu diatas 20oC. Suhu paling baik untuk penanaman okra berkisar antara 28-30oC. Tanaman okra tahan terhadap kekeringan dan naungan, tetapi tidak tahan genangan air. Okra sangat baik di tanam pada daerah dengan curah hujan antara 1700-3000 mm/tahun.

 

Sebaran Geografis Dan Perbenihan Okra

Distribusi tanaman Okra hamper di seluruh belahan bumi yang memiliki iklim tropis dan sub tropis. Namun ternyata pusat keragaman okra baik yang budidaya ataupun yang liar salah satunya adalah di Indonesia.

 

Manfaat Okra

Kini, mulai banyak masyarakat yang membudidayakan tanaman okra. Okra banyak memiliki manfaat untuk kesehatan, diantaranya:

Mengobati anemia
   Konsumsi okra akan membantu produksi sel darah merah yang secara efektif bisa mencegah atau mengobati anemia.

Bersifat anti kanker
   Okra adalah sumber antioksidan yang sangat baik dan bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sifat sehatnya bisa melindungi tubuh dari radikal bebas serta mencegah mutasi sel kanker.

Mengurangi asma
   Okra mengandung sejumlah vitamin C dan zat antioksidan yang membantu mengurangi serangan asma secara aktif.

Menguatkan tulang
   Okra tinggi folat yang diketahui bisa membantu menguatkan tulang serta mencegah osteoporosis.

Menurunkan Kolesterol
   Serat larut yang ada dalam okra akan membantu menurunkan kolesterol yang pada gilirannya bisa mengurangi aterosklerosis dan mengurangi risiko penyakit jantung.

Melancarkan konstipasi
   Kamu sedang mengalami sulit BAB? Cobalah untuk makan okra. Kandungan serat dan lendir di dalamnya merupakan obat pencahar alami yang bisa meningkatkan pergerakan usus. BAB pun lancar dan risiko kanker usus besar akan turun.

Menyembuhkan diabetes
   Bagi kamu yang sedang menderita diabetes, maka kamu disarankan untuk makan 6-8 buah okra setiap hari. Sifat alaminya mampu menurunkan kadar insulin dalam tubuh.

Menjaga kesehatan mata
   Okra kaya beta karoten, lutein, dan xanthin yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata.


 

Sumber :

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jakarta. 2017. Laporan Akhir Perbenihan dan Budi daya Okra (Abelmoschus esculenthus) Skala Rumah Tangga di DKI Jakarta

https://www.merdeka.com/sehat/mengenal-okra-sayuran-kaya-lendir-yang-tinggi-manfaat-sehat.html