JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Sejarah

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jakarta  sebelumnya bernama Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian (IP2TP), Jakarta di bawah BPTP Jawa Barat. IP2TP Jakarta merupakan instansi baru hasil penyatuan antara unit pelaksana teknis (UPT) Pusat dari Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian dengan UPT Badan Pendidikan dan Latihan Pertanian yang ada di daerah, yaitu Balai Informasi Pertanian (BIP). IP2TP Jakarta dibentuk berdasarkann Surat Menteri Pertanian  No. 798/KPTS/OT.210/12/94, tanggal 1 April 1975. Tujuan dari pembentukan instalasi ini ini adalah untuk mempercepat mekanisme penyaluran dan adopsi teknologi yang dihasilkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian kepada pengguna. IP2TP Jakarta memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan IP2TP/LPTP/BPTP yang lain, karena instansi ini berbasis SDM penyuluh. Tenaga fungsional yang ada umumnya para penyuluh yang berasal dari BIP, sementara tenaga penelitinya baru ada setelah adanya mutasi dari Balai Penelitian (Balit) lingkup Badan Litbang Pertanian.

Pada tanggal 14 Juni 2001 IP2TP Jakarta ditingkatkan statusnya menjadi BPTP Jakarta. Dasar hukum pembentukan BPTP Jakarta adalah Surat Keputusan Menteri Pertanian No. 350/KPTS/OT.210/6/2001. Saat itu BPTP Jakarta berada di bawah koordinasi langsung Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi  Pertanian. Namun sejalan dengan perkembangan situasi dan kebutuhan teknologi pertanian, serta untuk optimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi BPTP, Peraturan Menteri Pertanian No. 16/Permentan/OT.140/3/2006 diubah dengan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 48/Permentan/OT.140/6/2007 lalu kemudian menjadi Peraturan Menteri Pertanian No. 20/Permentan/OT.140/3/2013 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Pengkajian Teknologi Pertanian.