JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Ubi Jalar

Guna mensukseskan program ketahanan pangan secara nasional maka perlu didukung dengan program pemanfaatan hasil pertanian lokal dengan mempertimbangkan ketersediaan pangan yang cukup serta nilai gizi yang terkandung dalam bahan memadai. Peningkatan jumlah penduduk Indonesia yang semakin besar setiap tahunnya juga menyebabkan tingginya permintaan terhadap konsumsi produk-produk pangan berbasis tepung terigu, seperti kue, roti, dan mie.

Untuk itu pemanfaatan produk pertanian lokal sumber karbohidrat (umbi-umbian, biji-bijian, buah-buahan dan sagu) merupakan potensi dan peluang untuk mengganti penggunaan tepung terigu disamping meningkatkan keanekaragaman jenis makanan, meningkatkan kadar gizi makanan serta yang terpenting adalah untuk lebih memanfaatkan dan mendayagunakan produk pertanian lokal, sehingga tidak tergantung dengan produk impor.

Penggunaan ubi jalar sebagai salah satu sumber karbohidrat masih terbatas pada pengolahan ubi jalar segar menjadi produk olahan tradisional dalam bentuk camilan atau jajanan pasar, seperti ubi jalar rebus, goreng, bakar, keripik, getuk dan jenis olahan lainnya. Hal ini membuat nilai jual produk tersebut selain rendah juga tidak dapat bersaing dengan produk pangan lainnya. Pemanfaatan tepung ubi jalar sebagai pensubstitusi tepung terigu diharapkan dapat mengurangi impor tepung terigu serta meningkatkan nilai tambah ubi jalar.

Hasil kajian BPTP Jakarta menunjukkan bahwa tepung ubi jalar dapat digunakan untuk mensubstitusi terigu sampai 30% dalam produk donat dengan daya kembang yang cukup optimal serta memiliki karakteristik yang cukup disukai konsumen. Untuk produk bolu kukus masih memiliki karakteristik yang baik meski substitusi terigu dengan tepung ubi jalar mencapai 60% serta tidak memberikan efek yang berbeda terhadap penambahan bobot dan daya kembang (tingkat kemekaran) bolu kukus. Disamping itu tingkat kesukaan konsumen terhadap penggunaan 60% tepung ubi jalar terhadap bolu kukus masih cukup tinggi. Sedangkan pada cake (bolu panggang) substitusi terigu dengan tepung ubi jalar juga dapat mencapai 50%. Substitusi tersebut mampu menghasilkan cake yang baik dan disukai konsumen. Selain itu, penggunaan tepung ubi jalar juga dapat mengurangi penggunaan gula pada produk olahan karena tepung ubi jalar mengandung gula.

Implementasi dari hasil kegiatan tersebut terlihat tingginya permintaan akan tepung ubi jalar oleh kelompok-kelompok pengolah di DKI Jakarta. Demikian halnya dengan Dinas dan Suku Dinas Kelautan dan Pertanian di lima wilayah Jakarta sangat antusias untuk mensosialisasikan dan mendukung program penggunaan tepung ubi jalar pada berbagai jenis olahan di tingkat petani pengolah melalui pelatihan-pelatihan yang disertai dengan praktek yang dilakukan baik di petani maupun di BPTP sendiri.