JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Teknologi Pemanfaatan Pewarna dan Pemanis Alami pada Produk Olahan

Penggunaan bahan tambahan pangan (BTP) yang tidak terkontrol, termasuk di dalamnya pewarna dan pemanis merupakan salah satu masalah keamanan pangan yang terjadi pada industri skala rumah tangga. Pemanfaatan sumber daya nabati yang mempunyai fungsi yang sama dengan BTP sintetis dan tidak memberikan efek berbahaya bagi kesehatan adalah salah satu solusi yang dapat dilakukan.

BPTP Jakarta melakukan pengkajian identifikasi pewarna dan pemanis alami yang dapat dimanfaatkan serta efektifitasnya terhadap produk olahan sari belimbing di DKI Jakarta. Pewarna alami dari kayu secang dan pemanis alami stevia sangat potensial untuk bisa dikembangkan dan digunakan oleh petani pengolah/industri rumah tangga karena murah dan mudah diperoleh atau mudah dibudidayakan sendiri di pekarangan rumah.

Selain itu, standar prosedur operasional (SPO) proses pembuatan ekstrak dan pencampurannya ke dalam sari buah sangat mudah, murah dan aplikatif. Konsentrasi stevia yang paling mendekati rasa manis sukrosa 10% dalam sari buah belimbing adalah 4% stevia + 6% gula atau 1% stevia +  8% gula. Sedangkan untuk kayu secang, konsentrasi terbaiknya adalah 9-10% dengan penambahan asam sitrat 0,1% (1 g/L). Dengan mengikuti acuan cara berproduksi sesuai standar prosedur operasional (SPO) yang telah disusun, diharapkan kedua jenis bahan alami tersebut dapat menjadi alternatif pilihan bagi pengolah untuk meningkatkan kualitas produknya dengan tetap memperhatikan keamanannya.