JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Teknologi Penanganan, Pengemasan dan Pengolahan Okra Skala Rumah Tangga

Tanaman Okra (Abelmoschus Esculentus) merupakan tanaman yang memiliki nilai ekonomi cukup tinggi, dapat tumbuh baik di daerah tropis dan subtropis. Hampir semua bagian tanaman okra mempunyai manfaat terutama untuk kesehatan mulai dari daun, tunas, bunga, buah, batang dan bijinya. Akan tetapi masyarakat pada umumnya belum mengetahui pengolahan/pasca panen buah okra untuk dijadikan sebagai bahan baku olahan. Saat ini pemanfaatan buah okra baru sebatas untuk dijadikan benih dan untuk dibudidayakan kembali serta belum banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku olahan. Oleh karena itu BPTP Jakarta mengkaji paket teknologi penanganan dan pengemasan buah okra segar,dan mengkaji teknologi olahanproduk minuman berbahan baku buah okra.

Hasil analisa serat pangan terhadap 3 jenis buah okra hijau, merah dan putih memiliki nilai serat pangan yang cukup tinggi dengan nilai 3.26 gram sampai 7.27 gram. Peyimpanan okra segar dengan suhu kulkas dapat mempanjang umur simpan dibanding dengan suhu ruang hingga 7 hari. Kemasan plastik poliprophilen (PP) dapat memperpanjang umur simpan buah okra dibanding kemasan S.film dan kertas. Ekstraksi lendir okra terbaik didapatkan dengan metode blancing dibanding tanpa blancing. Minuman okra yang paling disukai adalah dengan formulasi konsentrasi cmc 0.3 % dan gula pasir 12 %.

Peluang untuk memproduksi minuman minuman ekstrak okra masih terbuka lebar. Dengan rendemen hasil produksi ekstrak okra 85%, dari 6 liter bahan baku diperoleh hasil 5 liter ekstrak okra. Dengan harga jual Rp.3000/cup @200 ml ekstrak okra, akan diperoleh penerimaan sebesar Rp. 75.000. Keuntungan yang diperoleh dari produksi 5 liter ekstrak okra adalah Rp. 27.466. Biaya investasi untuk memproduksi ekstrak okra sebesar Rp. 1.841.000 sedangkan untuk memproduksi 5 liter ekstrak okra di butuhkan total biaya produksi sebesar Rp. 47.534. Produksi 5 liter ekstrak okra memiliki nilai R/C ratio sebesar 1,58.

 

Sumber : Laporan Akhir BPTP Jakarta Tahun 2017

Pennulis : Yossi Handayani, Syarifah Aminah, Muflihani Yanis,  Waryat, Budiantoro, Wylla Sylvia Maharani, Usmiza Astuti