JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Teknologi Diversifikasi Olahan Kulit dan Daging Kelinci

Kelinci dikenal sebagai hewan peliharaan yang lucu dan menarik, namun demikian kelinci juga merupakan hewan penghasil daging yang produktif, karena memiliki  kemampuan reproduksi yang tinggi dengan interval kelahiran yang pendek sehingga mampu memproduksi daging sehat dalam waktu singkat. Daging kelinci memiliki kandungan nutrisi yang sangat baik, bahkan aman untuk dikonsumsi oleh berbagai tingkatan usia, karena memiliki kandungan lemak yang rendah. Namun konsumsi daging kelinci masih sangat terbatas, hal ini disebabkan sebagian masyarakat tidak terbiasa mengonsumsi daging kelinci dan olahan kelinci lainnya. Sentuhan teknologi sangat diperlukan agar masyarakat menyukai daging dan olahan kelinci lainnya.Untuk menambah minat masyarakat terhadap daging kelinci BPTP Jakarta telah mebuat formula teknologi panganolahan berbahan baku daging kelinci, yaitu formula teknologi pembuatan kerupuk rambak kulit kelinci dan formula teknologi pembuatan nugget daging kelinci.

Dari hasil pengkajian didapat, berdasarkan uji organoleptik kerupuk kulit yang disukai adalah kerupuk dengan perendaman air kapur dengan konsentrasi 400 g per liter per kg kulit kelinci, dengan lama perendaman selama 12 jam sedangkan nugget yang disukai oleh panelis adalah nugget dengan penambahan bahan pengikat dengan perbandingan tepung daun kelor : susu= 5 : 55 dan perbandingan bahan pengisi  tepung mocaf : maizena= 15 : 30.

 

Sumber: Laporan Akhir BPTP Jakarta Tahun 2017

Penulis : Muflihani Yanis; Syarifah Aminah; Yossi  Handayani; Waryat; Budiyantoro; Nurmalinda; Kartika Mayasari