JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Teknologi Vinegar Air Kelapa Sebagai Pengganti Formalin Untuk Memperpanjang Umur Simpan Pangan Olahan Dan Segar Di Provinsi DKI Jakarta

Air kelapa merupakan limbah hasil pertanian yang banyak digunakan untuk membuat nata de coco, tetapi belum banyak digunakan sebagai bahan antimikroba alami. Bahan antimikroba adalah bahan kimia yang didapat dari tumbuhan, binatang, mikroba dan hasil metabolisme yang dapat mencegah dekomposisi produk. Vinegar diproduksi dari substrat pati dan gula melalui proses permentasi ganda yaitu fermentasi alkohol dan asetus. Asam laktat merupakan unsur utama dalam vinegar. Vinegar mengandung vitamin dan komponen lain yang tidak ditemukan dalam asam laktat seperti riboplavin, vitamin B1 dan mineral. Kandungan asam laktat pada vinegar minimal 4 g per 100 larutan. Vinegar air kelapa dipilih menjadi alternatif pengganti formalin dikarenakan vinegar sebagai sumber pengawet alami mempunyai keunggulan dalam hal flavor yang alami sehingga produk yang diawetkan mempunyai karakteristik aroma yang lebih baik. Asam asetat yang dihasilkan oleh vinegar mempunyai kemampuan yang sama dengan asam asetat yang berasal dari bahan kimia sehingga berpotensi digunakan sebagai pengawet alami. Vinegar air kelapa sebagai pengawet alami diharapkan mampu meningkatkan umur simpan produk pangan olahan (tahu) dan pangan segar (ayam potong) sehingga produk pangan yang dihasilkan aman dan sehat dikonsumsi masyarakat. Vinegar air kelapa diharapkan juga mampu menggantikan formalin sebagai bahan pengawet yang alami.

BPTP Jakarta bekerjasama dengan Balai Besar Pasca Penen Badan Litbang Kementrian Pertanian melakukan kajianterhadap teknologi vinegar air kelapa sebagai pengganti formalin untuk memperpanjang umur simpan pangan olahan dan segar. Dari kajian yang dilakukan diperoleh hasil bahwaumur simpan daging ayam dengan perendaman vinegar dapat diperpanjang 12 jam menjadi 24 jam yang lebih lama bila dibandingkan tampa perendaman vinegar pada suhu ruang, sedangkan perendaman tahu dengan vinegar dapat memperpanjang umur simpan tahu sampai 2 hari menjadi 4 hari. Penggunaan vinegar pada bakso dapat memperpanjang umur simpan bakso sampai 1 hari. Keuntungan yang diperoleh pedagang apabila menngunakan vinegar pada ayam dan tahu adalah Rp. 555.919,- dan Rp. 257.000, sedangkan tanpa penggunaan vinegar (kontrol) adalah Rp. 255.919,- dan Rp. 157.000,-.


Sumber: Laporan Akhir  BPTP Jakarta tahun 2017

Penulis: Dr. Waryat, MP