JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Kajian Pemanfaatan Limbah Sayuran untuk Pakan Kelinci di DKI Jakarta (2015)

Limbah sayuran adalah bagian dari sayuran yang sudah tidak digunakan atau dibuang, namun limbah sayuran dapat dijadikan sebagai pakan yang masih layak untuk kelinci. Kajian ini bertujuan Mengkaji pemanfaatan limbah sayuran sebagai pakan substitusi pellet komersil untuk ternak kelinci. Kajian ini dilakukan di kelompok tani Lestari, Kelurahan Tengah, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur. Rancangan percobaan adalah rancangan acak lengkap dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan.

Kelima perlakuan tersebut adalah perlakuan pemberian pakan, yaitu Perlakuan A: Pellet 100 %; Perlakuan B: Pellet 80 % + Limbah sayuran ad libitum; Perlakuan C: Pellet 60 % + Limbah sayuran ad libitum; Perlakuan D: Pellet 40 % + Limbah sayuran ad libitum; Perlakuan E: Pellet 20 % + Limbah sayuran ad libitum (ad libitum = pemberian sepuasnya). Ketiga jenis limbah sayuran dicampur merata dengan proporsi seimbang didasarkan pada perhitungan bahan kering, kemudian dikonversi kembali dalam bentuk segar. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa pemberian pakan kelinci berupa limbah sayuran yaitu daun kembang kol, sisa wortel dan putren (pucuk jagung muda) dapat mensubstitusi pakan pellet. Komposisi pemberian pakan untuk kelinci yang terbaik adalah 60% pakan pellet dan selebihnya adalah sayuran berupa daun kembang kol, sisa wortel dan putren diberikan secara ad libitum (sepuasnya).