JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Pengawalan dan Pengembangan Komoditas Strategis Kementan (2016)

Jakarta merupakan salah satu kota besar di Indonesia yang mempunyai sumber daya alam dan sumber daya manusia yang dapat diupayakan secara optimal dalam rangka mendukung penyediaan kebutuhan nasional komoditas padi, bawang merah dan cabai, terutama cakupannya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan wilayah. Berdasarkan hasil pengkajian dan pendampingan menunjukkan bahwa komoditas bawang merah dan cabai dapat tumbuh dengan baik di wilayah DKI Jakarta, hal ini ditunjukkan dengan hasil panen optimal yang diperoleh. Hasil panen bawang merah dari 1 kg umbi diperoleh 7-9 kg bawang merah dengan varietas Bima, dan sekitar 400-600 gr/pohon hasil yang dicapai cabai Kopay, sedangkan untuk padi diperoleh antara 5-7 ton/ha. Tujuan kegiatan ini adalah mendampingi dan mengawal inovasi teknologi budidaya padi, bawang merah dan cabai di wilayah Jakarta dalam bentuk penyediaan informasi teknologi, pelatihan, show window VUB dan penyediaan benih unggul, dan meningkatkan pengetahuan, dan ketrampilan petani dalam budidaya padi, bawang merah dan cabai. Pengembangan ketiga komoditas tersebut di wilayah Jakarta mempunyai tantangan tersendiri, sehingga perlu adanya pendampingan dan pengawalan yang intensif sehingga inovasi teknologi dapat segera diadopsi oleh pengguna. Wujud pendampingan antara lain : i) Penyediaan informasi teknologi, ii) pelatihan, iii) show window VUB, iv) penyediaan benih unggul. Pendampingan dan pengawalan inovasi teknologi budidaya padi dilaksanakan di petani kooperator di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Timur dan Jakarta Utara. Sedangkan komoditas bawang merah dan cabai akan dilaksanakan di kelompok tani yang berada di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Pusat dan Jakarta Utara, serta dilakukan show window VUB bawang merah dalam rangka penyediaan benih unggul di Kompleks Agrowisata Cilangkap, Jakarta Timur.