JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Info Aktual

Jakarta -  Badan Litbang Pertanian melaksanakan kegiatan pengambilan sumpah dan pelantikan bagi pejabat fungsional di lingkup Badan Litbang Pertanian. Pada Selasa, 08 Juni 2021, pukul 12.00-14.00  dilakukan Pelantikan Peneliti Ahli Muda BPTP Jakarta, Chery Soraya Amatilah, S.P., M.Sc dan Penyuluh Ahli Pertama, Harun Pratama, S.P. secara non virtual. Pelantikan secara langsung dilaksanakan di Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Perkebunan, Cimanggu Bogor. Peserta pelantikan diikuti pejabat fungsional yaitu peneliti, penyuluh, teknisi litkayasa, dan analisis kepegawaian. Kegiatan ini tetap menerapkan protokol kesehatan yaitu dengan menjaga jarak dan memakai masker.
 
Kepala Badan Litbang Pertanian, Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si memimpin para peserta untuk pengambilan sumpah dan membacakan pakta integritas. Beliau menyampaikan dalam arahannya bahwa dengan tugas baru yang diemban, semangatnya harus lebih ditingkatkan lagi. Meskipun masih dalam kondisi pandemi dan mendapatkan bagian bekerja dari rumah (work from home/WFH) tetap harus bekerja secara maksimal dan produktif.
Selasa (8/6/2021) -- BPTP Jakarta berkesempatan berkoordinasi dan berkonsultasi mengenai potensi tanaman padi untuk dikembangkan dalam bingkai Urban Farming. Tim BPTP Jakarta diterima langsung oleh Kepala BB Padi, Dr. Yudi Sastro, SP, MP, yang sebelumnya juga merupakan peneliti di BPTP Jakarta. 
 
Dalam diskusi yang singkat dan sangat bermanfaat, beliau sangat mengapresiasi upaya BPTP Jakarta dalam mengembangkan konsep Urban Farming di DKI Jakarta. Yudi juga menyampaikan bahwa beliau siap berkontribusi pemikiran dan lainnya untuk pengembangan pertanian perkotaan terintegrasi di Jakarta.
 
Tanaman padi selain ditanam di sawah, ternyata bisa juga ditanam dengan metode hidroponik. Kok bisa? Nantikan informasi selanjutnya...
Jakarta (4/6/2021), Berbagai upaya ditempuh untuk mempercepat hilirisasi inovasi teknologi pertanian perkotaan, salah satunya adalah dengan “BPTP Jakarta Berbagi”. BPTP Jakarta Berbagi digelar dengan memperhatikan protokol kesehatan secara ketat. Setiap pengunjung yang masuk diperiksa suhu tubuh, memakai masker dan menggunakan hand sanitizer. Tepat pukul 09.00 WIB, para pengunjung sudah mulai memadati halaman kantor BPTP Jakarta dan bersiap untuk berpartisipasi dalam “BPTP Jakarta Berbagi”. Tercatat, sebanyak 120 pengunjung dan 450 paket sayuran yang telah dibagikan secara gratis kepada masyarakat.
 
Berbagai macam sayuran yang dibagikan merupakan hasil panen dari pemanfaatan halaman kantor BPTP Jakarta atau sering disebut dengan Taman Agro Inovasi dengan jumlah sebanyak 93,85 kg. Adapun sayuran yang dibagikan meliputi: bayam, kangkung, pakchoy, selada, kailan, seledri, daun katuk, daun singkong, daun pepaya, daun ginseng, daun ubi, daun kelor, tomat,taoge dan paket bumbu dapur.
 
Harapannya, dengan adanya BPTP Jakarta Berbagai ini, maka akan meningkatkan kunjungan masyarakat ke kantor BPTP Jakarta sehingga mempermudah proses diseminasi inovasi teknologi pertanian kepada stakeholder. Siapa bilang di wilayah perkotaan tidak dapat menghasilkan sayuran, dengan sentuhan inovasi, lahan terbatas tak termanfaatkan akan disulap menjadi lahan hijau dan produktif. Penasaran seperti apa? Yuk datang saja ke BPTP Jakarta.
Jakarta, (7/06/2021), Seleksi tanaman biasa dilakukan pada lahan penangkaran benih padi, seleksi tanaman dilakukan oleh petani penangkar sebelum dilakukan pemeriksaan oleh petugas pengawas benih, Balai Pengawas dan Sertifikasi Benih Pertanian (BPSB). Adapun tujuan dari roguing  adalah untuk mempertahankan kemurnian dan mutu genetik suatu varietas.
 
Seleksi tanaman fase vegetative atau roguing pertama telah dilaksanakan oleh Tim BPTP Jakarta bersama Sudin KPKP Jakarta Barat di Kelompok Tani Jawa Indah Semanan Jakarta Barat. Adapun jenis verietas yang diseleksi adalah varietas Inpari 32.
 
Seleksi tanaman atau roguing, minimum dilakukan sebanyak 3 kali, yaitu pada fase vegetatif, fase berbunga dan fase masak. Rouging pertama pada fase vegetative dilakukan pada saat tanaman sudah berusia 35 - 45 HST. Apabila tidak lulus seleksi pemeriksaan ulang dapat dilakukan dengan ketentuan vase vegetative belum berakhir.
 
Pada fase vegetatif karakter tanaman yang di perhatikan pada saat roguing antara lain, warna pelepah, sudut daun, tipe rumpun, dan warna kaki ( pelepah bagian bawah). Pada saat pelaksanaan roguing di kelompok tani Jawa Indah di dapati 5 campuran varietas lain, yang ternyata berasal dari tanaman terdahulu yang tumbuh bersama. Ketidaksesuaian varietas dilihat dari rumpun dan warna daun yang berbeda, serta sudah mulai keluarnya malai pada tanaman. 
 
Pendampingan dan bimbingan teknik roguing diharapkan dapat membantu petani memahami bahwa untuk menghasilkan benih unggul diperlukan pembelajaran, pelatihan dan pengorbanan baik waktu, pikiran dan tenaga. Semoga kelompok Tani Jawa Indah dapat menjadi pelopor dalam memproduksi benih padi yang berkualitas di DKI Jakarta.
 
 
 
Jakarta, (02/06/2021) -- BPTP Jakarta mendampingi pembentukan kelompok tani dalam rangka mendukung kegiatan Hilirisasi Inovasi Teknologi Balitbangtan di Kalijodo Jakarta Utara. Pada kesempatan ini, hadir perwakilan dari Sudin KPKP Jakarta Utara dan anggota Komando Kawasan Terpaut Pemuda Tani Indonesia (KKT-PTI), serta calon anggota kelompok tani. 
 
Dalam arahannya, Daeng Jamal selaku Ketua Kordinator Nasional KKT- PTI  menyampaikan bahwa pemuda tani merupakan tongkat estafet untuk masa depan pertanian bangsa. Beliau berharap agar pembentukan kelompok tani ini dapat menjadi barometer untuk kelompok tani di daerah. Selain itu, beliau berharap kegiatan Kawasan Pertanian Perkotaan Terintegrasi di Kalijodo dapat mengedukasi masyarakat Jakarta. Pada kesempatan ini juga disampaikan informasi tentang kelompok tani dan tata cara pembentukannya oleh M. Ramdani selaku Koordinator Penyuluh Jakarta Utara.
 
Arahan Kepala BPTP Jakarta diwakili oleh Ir. Yogawati Dwi Agustina yang menyampaikan bahwa pembentukan kelompok tani harus segera diselesaikan dan dalam proses legalitasnya kegiatan tetap terus berjalan. Kedepan, agar pengembangan pertanian perkotaan terintegrasi dapat  berjalan lancar dan sesuai dengan rencana, maka pada hari ini dilaksanakan penunjukan koordinator tiap subsistem yang meliputi subsistem budidaya, subsistem peternakan, subsistem komposting dan subsistem pascapanen. Nama Kelompok Tani yang ditetapkan yaitu Komando Pemuda Tani Indonesia (K-PTI) Garda Bintang Timur, dengan jumlah anggota sebanyak 20 orang. Tahap selanjutnya adalah pengukuhan kelompok tani yang akan dikukuhkan oleh Kasudin KPKP Jakarta Utara dan Lurah setempat.
 
Pertemuan ini dilaksanakan dengan tetap memperhatikan dan mematuhi protokol kesehatan 3M (Mencuci tangan, Menjaga jarak dan Memakai masker).
.