JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Ciawi – Ada yang berbeda dengan Pelatihan Dasar CPNS atau yang lebih dikenal  dengan Diklat Prajabatan Tahun 2018 yang diadakan oleh Kementerian Pertanian kali ini.  Semua peserta diklat dituntut untuk merancang kegiatan aktualisasi yang nantinya akan dilaksanakan di unit kerjanya masing-masing. Perencanaan kegiatan aktualisasi dilakukan dengan mengidentifikasi isu, masalah, dan berbagai kendala yang ada di masing-masing Unit Pelaksana Teknis (UPT) dimana CPNS ditempatkan.

Rabu  23 Mei 2018,  CPNS BPTP Jakarta, Iskandar Zulkarnain, menyampaikan rencana kegiatan aktualisasi dengan tema “Peningkatan Nilai Ekonomi dan Pemanfaatan Limbah Kotoran Kelinci Sebagai Pupuk Alternatif di BPTP Jakarta”. Pada seminar ini, Iskandar mendapatkan masukan dari coach Ir. Sumarni, M.Pd, mentor Ikrarwati, SP., MSi dan penguji Muhammad Nurul Habibi. S.Sos. Penentuan isu tersebut didasarkan pada ruang lingkup Pelayanan Publik, Manajemen ASN dan Whole of Government di masing-masing UPT. Selanjutnya isu-isu yang berhasil teridentifikasi disaring dan diurutkan berdasarkan prioritas sehingga akan didapat satu isu penting yang akan diangkat dan dicarikan alternatif solusinya.

Selama lebih kurang 80 hari, peserta akan melakukan aktualisasi (off campus), dimana seluruh peserta diharapkan menanamkan nilai-nilai Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi (ANEKA). Diharapkan nilai-nilai tersebut akan tetap dijalani meskipun rangkaian kegiatan pelatihan ini telah berakhir.

Kita tunggu hasil aktualisasi ini setelah 80 hari.  Bravo!!!