JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Jakarta --  Penyuluh Pertanian merupakan jabatan fungsional yang strategis dalam pembangunan pertanian. Terlebih Penyuluh Pertanian di Provinsi DKI Jakarta, yang dituntut untuk mengemban tugas yang tidaklah ringan. Mulai dari pembinaan kelompok, operasi pasar, vaksinasi rabies, sekolah lapang spesifik lokasi, menangani Toko Tani Indonesia, mendampingi OK OCE, dan kegiatan lainnya. Begitu banyak hal yang ditangani sehingga aspek kepegawaian seperti pengajuan dupak pun sering terlewat. Oleh karena itu, dalam rangka penyegaran dan memotivasi Penyuluh Pertanian di Provinsi DKI Jakarta untuk pengajuan angka kredit, maka (16/4/2018) Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian mengadakan Bimbingan Teknis Penilaian DUPAK, bertempat di BPP Ragunan, Jakarta Selatan.

Adapun narasumber yang memberikan materi adalah Kepala Bagian Organisasi, Kementan, dan Kepala Sub Bagian Pengembangan Jabatan Fungsional, Kementan. Dalam arahannya, disampaikan bahwa waktu kerja efektif terdiri atas hari kerja efektif sejumlah 235 hari per tahun, sedangkan jam kerja efektif sebanyak 1.250 jam per tahun. Berdasarkan waktu kerja efektif itulah, seorang Penyuluh Pertanian mengajukan penilaian angka kredit yang rasional. Selain itu, sebagai seorang Penyuluh Pertanian, penting untuk memahami Permenpan No. 02 tahun 2008 tentang Jabatan Fungsional Penyuluh Pertanian dan Angka Kreditnya. Semangat Penyuluhnya ... Maju Pertaniannya...