JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Jakarta -- Dalam rangka pengendalian kegiatan untuk menjamin agar suatu program/kegiatan yang dilaksanakan sesuai rencana serta mencapai output yang telah ditetapkan, maka penting untuk dilakukan monitoring dan evaluasi. Adapun Monev yang diterapkan di BPTP Jakarta meliputi Monev Ex-ante, Monev On going dan Monev Ex post. Selama tiga hari (11-13/04/2018), BPTP Jakarta menggelar Monev Ex-ante untuk memonitoring dan mengevaluasi seluruh kegiatan yang dilakukan oleh BPTP Jakarta. Adapun Monev Ex-ante ini, dimaksudkan untuk mengevaluasi pada tahap perancanaan suatu kegiatan/program yang akan dilakukan selama satu tahun. Proses evaluasi dan monitoring ini, bukan hanya untuk mengetahui tingkat pencapaian hasil dan kemajuan yang telah dicapai, akan tetapi juga untuk mengetahui kendala yang dijumpai dalam pelaksanaan perencanaan.

Kegiatan yang di monev meliputi kegiatan yang dilakukan di BPTP Jakarta tahun 2018, meliputi Budidaya bawang merah off season, penanganan pasca panen bawang merah, polikultur cabai-sayuran dalam pot, Adaptasi cabai dan pengendalian penyakit keriting, kajian teknologi pemeliharaan dan peningkatan nilai tambah ternak kelinci di wilayah perkotaan, pendampingan KRPL, pendampingan komoditas utama Kementan, UPSUS SIWAB, Bioindustri, Peningkatan IP Padi, Pengelolaan SDG, dan Peningkatan komunikasi, koordinasi dan diseminasi inovasi pertaian. Hasil monev sangat penting untuk memberikan umpan balik sehingga dapat terus mengarahkan pencapaian visi/misi/sasaran yang telah ditetapkan. Selain itu, monev ini diarahkan untuk perbaikan yang diperlukan agar implementasi program/kegiatan dapat berjalan sesuai dengan rencana serta mencapai output yang telah ditetapkan.