JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Jakarta – Sektor pertanian, ketahanan pangan, perikanan dan peternakan masih eksis di Jakarta Utara. Peran penyuluh dalam mengembangkan dan memajukan bidang-bidang tersebut sangat penting artinya. Program OK OC (One Kecamatan One Centre for enterpreunership) yang dicanangkan oleh Gubernur DKI Jakarta yang baru, diharapkan dapat menelurkan 200 ribu wirausaha baru.

Kamis (8/03/2018), penyusunan programa penyuluh pertanian wilayah Jakarta Utara diselenggarakan di Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Sukapura. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Suku Dinas Jakarta Utara, Ibu Rita Nirmala. Hadir dalam kegiatan tersebut Koordinator Penyuluh Dinas KPKP Prov. Jakarta, Kasie Ketahanan Pangan dan Pertanian, Kasie Perikanan, Kasie Peternakan dan Koordinator Penyuluh wilayah Jakarta Utara, Kasatlak Jakut, BPTP Jakarta, Kelompok Wanita Tani (KWT Cempaka), KWT Anyelir, KWT Flamboyan dan KWT Melati, POPT dan beberapa petani di wialyah Jakarta Utara.

Programa Penyuluhan Pertanian merupakan pedoman bagi para penyuluh untuk menyusun Rencana Kerja Tahunan Penyuluh (RKTP). Penyusunan programa penyuluhan sendiri harus dilakukan secara terarah dengan melibatkan berbagai stakeholder, guna memajukan pertanian di wilayah Jakarta Utara.

Programa Penyuluhan terkait dengan ketahanan pangan dan pertanian, antara lain terdiri dari pengembangan pola konsumsi pangan bergizi seimbang dan aman (B2SA), penyediaan sarana dan prasarana lintas sektoral, pengembangan pertanian perkotaan (urban farming), dan pengembangan Taman Agrowisata di BPP Sukapura sebagai lokasi kunjungan dan pelatihan bagi anak sekolah, mahasiswa dan masyarakat. Ka Sudin KPKP Jakarta Utara mengatakan bahwa dalam bidang ketahanan pangan, melalui urban farming, ibu-ibu KWT selain bertani juga dapat mengembangkan pengolahan hasil pertanian.

Programa Penyuluhan terkait dengan sektor peternakan antara lain pelayanan kesehatan hewan, pengendalian penyakit rabies, pengendalian penyakit hewan menular strategis dan antrak dan monitoring biosecuritas di tempat penampungan dan pemotongan unggas. 

Sementara, programa penyuluhan sektor perikanan antara lain pelatihan pengolahan hasil perikanan, penyediaan sarana perikanan lintas sektoral, kampanye memasyarakatkan makan ikan, pelayanan DO ikan dan pendampingan kepada pelaku usaha perikanan. 

Untuk mendukung kegiatan penyuluh di bidang ketahanan pangan dan pertanian, BPTP Jakarta akan melakukan pengkajian dan pendampingan tentang: Teknologi Perbenihan bawang merah (umbi) skala rumah tangga; Pendampingan inovasi teknologi pertanian untuk peningkatan indeks pertanaman padi; dan Pendampingan inovasi teknologi jarwo super pada padi. Selain itu, dukungan BPTP sangat diharapkan guna memajukan dan mengembangkan pertanian di wilayah Jakarta Utara.