JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Jakarta – Jumat (02/03/2018), dalam rangka mensinergikan program yang akan dilakukan di wilayah Kepulauan seribu, maka Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta, Sudin KPKP Kepulauan Seribu dan BPTP Jakarta duduk bersama untuk merumuskan kegiatan yang mendukung percepatan pembangunan pertanian yang akan dituangkan dalam Programa Penyuluhan Pertanian. Pertemuan ini dibuka oleh Kepala Sudin KPKP Kab.Kepulauan Seribu (Sutrisno), dan dihadiri oleh Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta, Kasie Ketahanan Pangan dan Pertanian, Kasie Perikanan, dan Kasie Peternakan, Penyuluh BPTP Jakarta serta Penyuluh Kepulauan Seribu.

Dalam arahannya, Kasudin KPKP Kepulauan Seribu menyampaikan bahwa peran penyuluh harus lebih dioptimalkan dalam mendukung kegiatan pertanian di Kepulauan Seribu. Salah satu tantangan dalam mengembangkan pertanian di wilayah pesisir adalah permasalahan air dan minimnya bahan organik. Akan tetapi hal ini bukanlah menjadi pembatas untuk melangsungkan aktivitas pertanian, buktinya beberapa waktu yang lalu Kepulauan Seribu berhasil panen semangka dengan hasil yang memuaskan. Selain itu, issue adanya angka stunting yang relative tinggi di Kepulauan Seribu pun menjadi pekerjaan rumah bagi Sudin KPKP Kepulauan Seribu.

Dalam pertemuan ini, disampaikan pula program-program yang akan dilakukan oleh setiap bidang, termasuk penyampaian program BPTP Jakarta. Program bidang perikanan, meliputi : penyediaan sarana perikanan lintas sektoral, penyediaan sarana docking kapal, pelatihan pengolahan perikanan, pembuatan lumbung ikan, safari kampanye gemar ikan, pengembangan budidaya ikan bandeng. Sedangkan bidang peternakan, meliputi : pelayanan masyarakat veteriner pada hari besar keagamaan , pengendalian penyakit rabies, partisipasi lintas sektoral bidang peternakan, pengendalian penyakit hewan menular strategis zoonosis. Dilanjutkan bidang ketahanan pangan dan pertanian meliputi : pengembangan pola konsumsi pangan B2SA, Forum KTNA Tingkat Kabupaten Kepulauan Seribu, penyediaan saran dan saran pertanian lintas sektoral, pengembangan pasca panen dan olahan hasil pertanian.

Kegiatan pertanian di Kepulauan Seribu mendukung eksistensi kelompok tani yang ada, berdasarkan data, kelompok binaan Sudin KPKP Kepulauan Seribu, terdapat 17 kelompok pasca panen yang tersebar di Pulau Payung, Pulau Tidung dan Pulau Pramuka. Selain itu, terdapat 11 poktan P2KP yang tersebar di Pulau Untung Jawa, Pulau Payung, Pulau Pramuka, Pulau Kelapa Dua, dan Pulau Harapan. Ditambah pula 4 kelompok yang merupakan kelompok pemberdayaan masyarakat.

Mulai tahun 2018, Penyuluh Pertanian diharapkan mampu untuk menumbuhkan kelompok tani atau menaikkan kelas kelompok ataupun menaikkan nilai kelompok, dengan target 4 kelompok tani per penyuluh per tahun. Selain itu, Penyuluh di Provinsi DKI Jakarta pun harus mendukung program Gubernur yaitu OK OCE, yang mana terdapat 7 P dalam program ini meliputi Pendaftaran, Pelatihan, Pendampingan, Perizinan, Pemasaran, Pelaporan Keuangan dan Permodalan. Keberadaan Penyuluh adalah ujung tombak dari setiap program, sehingga penting untuk menyusun Rencana Kerja Tahunan Penyuluh (RKTP) yang merupakan penjabaran dari Programa Penyuluhan. Salam.