JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Dalam rangka sinergi program dan kegiatan bidang pertanian, peternakan, ketahanan pangan dan perikanan, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian(KPKP) DKI Jakarta menyelenggarakan penyusunanPrograma Penyuluhan di Aula Dinas KPKP Jakarta (14/02/2018). Penyusunan programa merupakan acuan Penyuluh dalam menyusun Rencana Kerja Tahunan Penyuluh (RKTP). Oleh karena itu, penyusunan programa penyuluh menjadi salah satu agenda rutin yang dilaksanakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian yang menghadirkan pemangku kepentingan yang terkait, terutama BPTP Jakarta.Penyusunan programa penyuluhan dibuka oleh Sekretaris Dinas dan dihadiri oleh Kepala BPTP Jakarta, kepala bidang penyuluhan dan ketahanan pangan, bidang pertanian, bidang peternakan, bidang perikanan, para penyuluh dan satuan pelaksana di seluruh wilayah DKI Jakarta.

Dalam arahannya, Sekretaris Dinas menyampaikan bahwa ada beberapa KPI (Key Performance Indicators) Kepala Dinas yang penting untuk diperhatikan, diantaranya jaminan keamanan pangan, mempertahankan DKI Jakarta sebagai wilayah bebas rabies, kepatuhan dokumen kapal ikan. Selain itu,penyuluh juga diberi tugas untuk mensukseskan Gerakan OK-OCE, yang merupakan salah satu program Gubernur DKI Jakarta untuk menumbuhkan wirausaha sejumlah 200.000 dalam empat tahun ke depan. Tugas penyuluh pertanian, dalam hal ini dimintauntuk mendaftarkan kelompok binaan ke OK-OCE.me, yang merupakan situs resmi dalam perkumpulan pergerakan OK-OCE.

Dalam penyusunan programa tersebut, bidang pertanian menyampaikankegiatan urban farming sejak hulu hingga hilir meliputi kegiatan budidaya tanaman sampai penanganan pascapanen termasuk GAP (Good Agricultural Practices), GHP (Good Handling Practices), GMP (Good Manufacturer Practices) dan GTP (Good Trading Practices). Selanjutnya, bidang ketahanan pangan, menyampaikan beberapa program yang mendukung pencegahan stunting pada anak, kemiskinan dan lain2 karena ternyata, di wilayah Jakarta masih terdapat daerah yang rawan pangan yaitu di Kepulauan Seribu. Agenda selanjutnya adalah pemaparan dari bidang peternakan dan perikanan.

Terakhir, pemaparan program BPTP Jakarta oleh Kepala BPTP Jakarta, yang menyampaikan pada tahun ini terdapat lima kegiatan litkaji dan tujuh program strategis. Kegiatan ini dilaksanakan di 5 wilayah kota dan 1 kabupaten.

Acara pertemuan ini sangat penting untuk mensinergikan kegiatan BPTP Jakarta dengan kegiatan Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta segingga lebih efisien dan efektif untuk mencapai target dan sasaran yang telah ditetapkan.

Terakhir, pemaparan program BPTP Jakarta oleh Kepala BPTP Jakarta, yang menyampaikan pada tahun  ini terdapat lima kegiatan litkaji dan tujuh program strategis. Kegiatan ini dilaksanakan di 5 wilayah kota dan 1 Kabupaten Kepulauan Seribu. Dengan pemaparan dari masing-masing program tersebut bisa saling terkait, jadwal bisa lebih tertata.

Kegiatan Penyuluhan BPTP Jakarta mempunyai 5 kegiatan yaitu:  1). Peningkatan kapasitas penyuluh pertanian BPTP Jakarta, 2). Sinkronisasi materi hasil litkaji dan programa penyuluhan pusat dan daerah, 3). Temu teknis inovasi pertanian, 4). Peningkatan kapasitas penyuluh pertanian daerah, 5). Kaji terap inovasi pertanian.

Diharapkan dengan penyusunan programa ini maka kegiatan Dinas KPKP dan BPTP Jakarta dapat disinergikan.