JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Jakarta saat ini tak lagi memiliki banyak lahan untuk dimanfaatkan untuk bercocok tanam sehingga lahan yang tidak luas pun sering kali dimanfaatkan sebagai lahan pertanian salah satunya adalah lahan pekarangan. Lahan pekarangan umumnya banyak digunakan untuk lahan pertanian perkotaan di berbagai kota besar di semua belahan dunia, begitu juga dengan di Jakarta. BPTP Jakarta sebagai instansi penggerak pertanian perkotaan di Provinsi DKI Jakarta selain bekerjasama dengan kelompok tani dan masyarakat juga bekerjasama dengan Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Republik Indonesia dalam pemanfaatan pekarangan sebagai salah satu gerakan yang mendukung kegiatan program pertanian perkotaan.

BPTP Jakarta menggandeng Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Salemba, Jakarta Pusat untuk menggerakkan kegiatan pertanian perkotaan dengan memanfaatkan pekarangan yang ada di Lapas untuk digunakan untuk budidaya tanaman Cabai pada Rabu siang tanggal 14 Februari 2018. Bapak Harun selaku penanggung jawab bagian pemanfaatan pekarangan Lapas Salemba menyatakan bahwa sebelumnya pihak Lapas Salemba pun sudah melakukan kegiatan penanaman Kangkung di pekarangan Lapas sebagai salah satu bentuk kegiatan pemanfaatan pekarangan pertanian perkotaan. Beliau juga sangat antusias untuk bekerjasama dengan BPTP Jakarta yang akan mendampingi budidaya Cabai yang akan dijadwalkan pada pertengahan bulan Maret 2018.

Penanaman Cabai direncanakan dilakukan pada 78 bedeng yang masing-masing bedeng berukuran 2dengan 60 bedeng untuk tanaman Cabai Rawit dan 18 bedeng. Pertemuan Rabu siang tersebut dilakukan BPTP Jakarta untuk berkoodinasi dengan pihak Lapas Salemba mengenai teknis budidaya Cabai yang segera akan dilakukan. Hasil panen Cabai nantinya sebagian akan dijadikan benih kembali, dan sisanya dikonsumsi atau dijual ke pasar.