JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Jakarta – Rabu (7/2), BPTP Jakarta hadir dalam Rapat Koordinasi Bidang Pertanian yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Prov. DKI Jakarta. Rapat yang dihadiri oleh seluruh jajaran Dinas KPKP Prov. DKI Jakarta ini membahas tentang kegiatan bidang pertanian di DKI Jakarta yang telah, sedang, dan akan dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta.

Dalam rapat, BPTP Jakarta mendapat kesempatan mensosialisasikan tanaman langka dan tanaman khas Jakarta yang disampaikan oleh penanggung jawab kegiatan Sumber Daya Genetik (SDG) DKI Jakarta, Ikrarwati, SP., M.Si. Dalam kesempatan tersebut, disepakati bahwa tanaman-tanaman tersebut untuk terus dibudidayakan sebagai salah satu kekayaan hayati spesifik wilayah Jakarta. Hal ini juga merupakan salah satu bentuk dukungan atas Instruksi Gubernur Prov. DKI Jakarta No. 1 tahun 2018 tentang penanaman tanaman langka dan khas jakarta di lahan kosong/tidak produktif.

Lebih lanjut, disampaikan pula rencana kegiatan SDG DKI Jakarta tahun 2018, dimana akan mendaftarkan 13 varietas lokal Jakarta. Disampaikan pula dalam Rapat, bahwa Provinsi DKI Jakarta belum memiliki Komisi Daerah Sumber Daya Genetik yang nantinya akan mengarahkan pengelolaan sumber daya genetik milik DKI Jakarta ini.

Rapat Koordinasi ini dibuka oleh Kepala Bidang Pertanian, Ir. Diah Meidianti, MM. Dalam pemaparannya dijelaskan program prioritas Dinas KPKP Prov. DKI Jakarta Tahun 2018, yang terdiri dari ketahanan pangan, revitalisasi kawasan pelabuhan perikanan Muara Angke, relokasi tempat penampungan dan pemotongan unggas, pertanian perkotaan, pengembangan perikanan budidaya, dan rehabilitasi ekosistem laut dan pesisir. Untuk kegiatan pertanian perkotaan ini sendiri akan dilaksanakan di gang hijau, RPTRA, rusun, kantor pemerintaha, sekolah, kelompok-kelompok tani, kelompok-kelompok kegiatan warga, dan lainnya.