JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Jakarta -- Selasa, 30 Januari 2018, BPTP Jakarta kembali menggelar acara Audiensi di Bappeda Jakarta yang memaparkan hasil-hasil kegiatan yang telah dilaksanakan pada TA 2017 serta rencana kegiatan yang akan dilaksanakan pada TA 2018. Acara dipimpin oleh Kepala Bidang Perekonomian Bappeda Provinsi DKI Jakarta, Mochamad Abbas, dan dihadiri oleh perwakilan Dinas KPKP, Sudin KPKP semua wilayah, serta UPT Dinas KPKP. Audiensi dibawakan langsung oleh Kepala BPTP, Kasie Kerjasama dan Pelayanan Pengkajian BPTP, serta Koordinator Program BPTP.

Kepala BPTP Jakarta, Etty Herawati, menyampaikan bahwa pada tahun 2017 BPTP tidak diberikan amanah untuk menyiapkan bahan rekomendasi hasil Litkaji, namun tidal demikian untuk tahun 2018 ini. Setiap kegiatan Litkaji dipersiapkan untuk dapat menghasilkan bahan rekomendasi untuk Pemda, yang selanjutnya merupakan kewenangan Pemda untuk menyampaikan rekomendasi tersebut pada seluruh stakeholder di wilayah Jakarta. Ditambahkan bahwa BPTP Jakarta senantiasa mengoptimalkan setiap komoditas mulai dari pemanfaatan sebagai food, feed hingga fertilizer dan biofuel jika berpotensi.

Di sela-sela acara, Ketua Penggerak OK OC DKI Jakarta, Faransyah, juga menyempatkan diri untuk hadir dalam acara Audiensi ini. Beliau menjelaskan sekilas tentang konsep sederhana OK OC yang merupakan NGO nonprofit. Target yang ingin dicapaipun selaras dengan target kegiatan BPTP yaitu untuk peningkatan penghasilan.

Hasil kegiatan penelitian, pengkajian dan pengembangan teknologi pertanian BPTP yang telah dilaksanakan pada TA 2017 maupun rencana kegiatan 2018 terdiri dari 2 kegiatan utama, yaitu kegiatan penelitian dan pengkajian (Litkaji) teknologi spesifik lokasi, serta kegiatan strategis yang merupakan kegiatan top down Balitbangtan.

Ada empat topik utama Kegiatan Litkaji 2017, antara lain kajian kelor mulai dari budidaya hingga pemanfaatannya untuk bahan pakan serta pascapanennya untuk pangan fungsional, Kajian okra mulai dari budidaya hingga pascapanennya, kajian Kelinci meliputi pembibitan dan pascapanen daging serta kulitnya, serta pengomposan dan aplikasinya pada sayuran di Kepulauan Seribu. Sedangkan kegiatan utama Litkaji untuk tahun 2018 yaitu: 1) Uji paket teknologi budidaya bawang merah off seasons dan penanganan pascapanen mendukung pertanian perkotaan; 2) Uji paket teknologi budidaya cabai rawit mendukung pertanian perkotaan; serta 3) Kajian teknologi pemeliharaan dan peningkatan nilai tambah ternak kelinci di wilayah perkotaan. Pada TA 2018 terdapat tambahan kegiatan yang berasal dari Kerjasama Penelitian Pengkajian dan Pengembangan Pertanian Strategis (KP4S), yaitu Model pertanian terintegrasi pada lahan berpasir mendukung kemandirian pangan di Kepulauan Seribu Provinsi DKI Jakarta.

Pada acara ini berbagai masukan maupun permintaan pendampingan kegiatan Pemda sudah berhasil dijaring. Acara ditutup dengan penyerahan benih tanaman dan beberapa materi diseminasi dalam bentuk brosur maupun buku, serta beberapa produk pascapanen berupa kerupuk rambak kelinci, nugget kelinci, dan tepung kelor.