JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

DKI Jakarta tidak ketinggalan untuk panen padi. Panen kali ini adalah panen padi varietas Inpari-22 di Jakarta Timur, merupakan lanjutan panen yang dilaksanakan pada hari Jumat lalu. Hari ini, 23 Januari 2018 pukul 06.00 WIB acara panen benih padi dimulai. Gubernur didampingi Walikota Jakarta Timur, Kepala Biro Perekonomian Prov. DKI Jakarta, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Kelautan (KPKP), Camat Cakung, Lurah Cakung Timur, Lurah Ujung Menteng, beserta jajarannya dengan senyum cerah melakukan proses panen.

Kegiatan panen, tepatnya dilakukan di lahan Sawah Abadi yg merupakan lahan milik DKPKP. Lahan tsb dikelola oleh Pusat Pengembangan Benih dan Proteksi Tanaman (P2BPT) Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan Prov. DKI Jakarta.

Provitas benih Inpari-22 pada musim tanam kali ini sebesar 5 Ton/Ha, lebih tinggi dibanding varietas Mekongga yang dipanen beberapa hari sebelumnya yaitu 3,52 Ton/Ha. Benih yang  dipanen tersebut akan digunakan utk benih yang akan diberikan kepada petani di wilayah DKI Jakarta dalam rangka penyebaran inovasi teknologi varietas unggul padi. Introduksi var. Inpari dan beberapa teknologi budidaya padi lainnya seperti Jarwo Super, juga telah diperkenalkan BPTP sejak tahun 2014.

Kegiatan panen ini merupakan acara pembuka dalam rangkaian acara Peluncuran Grand Design Pertanian Perkotaan DKI Jakarta tahun 2018-2030, yang diselenggarakan di Balai Agung Balaikota Pemprov. DKI Jakarta hari ini.

Meskipun sektor pertanian bukan merupakan prioritas di DKI Jakarta, tetapi diharapkan keberadaannya tetap turut memberi andil dalam penataan wilayah perkotaan, khususnya pada ruang-ruang 'tidur', terlantar dan lahan-lahan yang berpotensi untuk ditanami padi, sayuran dan tanaman lainnya untuk konsumsi masyarakat di wilayah DKI Jakarta.

Sumber Photo : POPT Jakarta Timur