JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Jakarta -- Pemerintah melalui Kementrian pertanian akan terus menggenjot panen bahan pangan dan terus berusaha meningkatkan produksi beras, melihat pengembangan padi yang dilakukan banyak tersebar varietas varietas pilihan yang sesuai spesifik  lokasi, potensi hasilnya pun tinggidiatas rata rata.  Seperti yang di panen salah satu anggota Kelompok Tani Makmur Jaya di Kel. Rorotan ini, dengan luas 2 ha masih tetap setia dengan Varietas Ciherang.  Sedangkan Kementrian Pertanian sudah melepas Varietas varietas Unggul Baru yaitu, Inpari, inpago dan inpara tapi fanatisme petani tetap pilihannya Ciherang dengan provitas 5-6 ton/ha gkp, musim ini mulai mencoba Inpari 32.

Varietas baik dan unggul tidak lah bisa berdiri sendiri, harus di topang teknologi sesuai tuntutan zaman, dengan teknologi kehilangan hasil dari mulai panen hingga pasca panen bisa di kurangi bahkan mungkin tak ada lagi kehilangan hasil,kehilangan hasil bisa mencapai 20% yang notabene itu adalah keuntungan dari petani.

Peningkatan teknologi harus di ikuti dengan sumberdayamanusia yang memadai, dengan pengetahuan yang harus di kuasai.  Melihat kondisi kini seperti panen hari ini pemuda yg potensial menjadi garda terdepan dalam pembanunan pertanian minim sekali.

Momentum tahun ini sangat tepat sekali bagi modernisasi mekanisasi, yang menjadikan salah satu pintu masuk bagi petani muda, yang dapat menjalankan aktivitas pertanian dengan elegan tanpa harus berjibaku dengan kerepotan, semua dapat tertangani dengan teknologi modernisasi.  Dengan banyaknya generasi muda petani berdasi merupakan kebangkitan era pertanian modern  di Indonesia, Petani Muda saat diri muberkaya untuk bangsa ini.......