JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Jakarta -- Saat panen tiba pada tanggal 27 Desember 2017 anggota Kelompok Tani Hiszbul Waton Bapak Yadi Silih di Kelurahan Pegadungan, Kecamatan Kalideres sedang melakukan kegiatan panen. Luas lahan pertanaman padi yang dimiliki oleh Kelompok Hiszbul Waton ini seluas 40 Ha, untuk panen yang dilaksanakan pada hari ini adalah  seluas 2 Ha dengan provitas 5,5 ton perhektar GKP, sedangkan varietas yang digunakan adalah Ciherang dan Cibatu.

Varietas Cibatu ini memiliki keunggulan batangnya kuat, tahan genangan air, batangnya tetap tegak dan  mempunyai  daun bendera  yang  tetap kokoh  meskipun bulir  padi sudah menguning sehingga burung-burung tidak berani mendekat  apalagi memakan malainya,  satu lagi keunggulannya berasnya pulen tetapi harus menggunakan air yang agak banyak saat memasaknya.  

Setelah waktu panen tiba, setelah  pemotongan batang padi  maka hasil panen tersebut  akan dirontokan dulu di sawah dengan menggunakan alat perontok padi atau thresher kemudian baru dibawa pulang dalam bentuk gabah dengan menggunakan karung untuk disetorkan ke pengepul sebanyak pinjaman pembelian saprodi yang diambil sebelumnya, dan sisanya akan dibawa pulang ke kampung halamannya di Indramayu Jawa Barat untuk dijual disana. Dengan asumsi harga gabah di Indramayu sebesar Rp 650.000,- perkwintal sedangkan di pengepul Jakarta hanya Rp 380.000,- perkwintal.  

Harapan Kelompok Tani Haszbul Waton mohon akses jalan dibangun agar dapat mempermudah dalam pengangkutan hasil panen dari sawah menuju jalan raya karena selama ini jalannya tertutup tembok bangunan hotel. Turut serta dalam panen kali ini penyuluh dan peneliti BPTP Jakarta, Ketua Kelompok  dan anggota Kelompok Tani Haszbul Waton. Kelompok ini masih akan terus memanen padi sampai pertengahan bulan Januari 2018.