JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Jakarta - Mungkin kita sering dengar peribahasa “dunia tak selebar daun kelor”. Ungkapan tersebut pastilah bukan tanpa alasan mengapa memilih daun kelor dan bukan daun-daun yang lainnya. Dan ternyata, Kelor (Moringa oleifera) merupakan salah satu tanaman dengan sejuta manfaat, sehingga dijuluki miracle of tree. Daun kelor mengandung 7 kali vitamin C pada jeruk, 4 kali calcium pada susu, 4 kali vitamin A pada wortel, 2 kali protein pada susu, dan 3 kali potassium pada pisang. Sejauh ini, konsumsi daun kelor hanya sebatas konsumsi segar, yaitu diantaranya dibuat sayur kelor saja. Padahal apabila sudah ditepungkan, daun kelor ini dapat dijadikan berbagai macam olahan yang nikmat dan berkhasiat. Salah satu inovasi olahan daun kelor yang telah dikaji oleh Syarifah Aminah dkk pada tahun 2017 adalah Es Krim Kelor. Dan kesempatan kali ini (12/12/2017), BPTP Jakarta mengadakan pelatihan olahan berbahan baku kelor bersama perwakilan dari KWT Bungur Empat, Kelurahan Cijantung, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur yang diadakan di Laboratorium Pasca Panen BPTP Jakarta.

Dalam pembuatan es krim kelor, proses awal yang harus dilalui adalah membuat tepung daun kelor terlebih dahulu. Adapun penepungan daun kelor yang diintroduksikan oleh BPTP Jakarta sebagai berikut: a) sortasi daun kelor, buang daun kelor yang berwarna kuning, b) pisahkan daun kelor dari tangkainya, c) cuci dan tiriskan, d) susun di rak pengering, e) keringkan di mesin pengering dengan suhu 40-50ᵒC selama 5 jam, f) setelah kering diblender hingga halus menjadi tepung, g) tepung kelor siap dipakai atau dikemas. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan tepung daun kelor adalah pemilihan daun kelor (pisahkan daun kelor yang sudah terlalu tua dan berwarna kuning) dan pengeringan dilakukan tanpa blanching. Apabila proses yang dilakukan benar sesuai dengan tahapan diatas, maka akan diperoleh tepung kelor dengan kadar air menjadi 6-7% dari kadar air awal sekitar 80-90%. Adapun mesin pengering yang digunakan oleh BPTP Jakarta merupakan mesin pengering skala rumah tangga dengan konsumsi daya sebesar 900 watt.

Apabila daun kelor sudah menjadi tepung, maka langkah selanjutnya adalah pembuatan es krimnya. Untuk menghasilkan 1500 ml es krim kelor, diperlukan 8 gr tepung kelor, 600 ml susu cair, 120 gr gula pasir, 4 gr CMC, dan 40 gr creamer. Adapun langkah pembuatannya sebagai berikut : a) Campur gula, CMC dan creamer, b) panaskan susu cair ± 2menit, masukkan campuran gula, cmc, dan creamer, kemudian aduk sampai rata dan masak kembali ± 3 menit, c) Angkat, kemudian mixer adonan tersebut selama ± 5 menit, d) Dinginkan adonan, f) Masukkan ke dalam ice cream maker selama ± 60 menit, g) Es krim kelor siap dihidangkan.

Satu lagi pengkajian tentang kelor yang tidak kalah pentingnya adalah pengemasan kelor segar sehingga tahan simpan pada suhu ruang dan pendingin. Dan hasil yang masih layak dikonsumsi adalah pengemasan dengan menggunakan stretch film, yang mana daun kelor masih tahan selama 3 hari pada suhu ruang, dan 5 hari pada suhu pendingin. Semoga bermanfaat… Salam