JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
Jakarta, (21/10/2021), Kondisi La Nina tidak menghalangi Tim BPTP Jakarta untuk panen benih bawang merah yang telah memasuki usia 72 hari. Pada musim penghujan seperti ini sebenarnya saat yang kurang optimal untuk panen karena umbi menjadi mudah busuk karena terserang organisme pengganggu tanaman (OPT). 
 
Berdasarkan pengukuran hasil panen diperoleh 37,15 kg untuk Varietas Pancasona dan 32 kg untuk Varietas Sembrani dari luas bedengan 20 m2. Varietas Kramat 1 menghasilkan 21,2 kg dari luas bedengan 10 m2.  Dari ketiga varietas yang dipanen, Varietas Sembrani menunjukkan hasil yang paling rendah karena umbinya banyak yang terserang OPT. 
 
Varietas Sembrani memiliki ukuran umbi paling besar dan kandungan air yang tinggi sehingga lebih rentan busuk pada kondisi lembab. Varietas Pancasona memiliki ukuran umbi yang lebih kecil dan lebih kompak sehingga lebih tahan terhadap OPT.  Varietas Kramat 1 memiliki hasil yang paling baik dengan ukuran umbi besar dan sedikit yang busuk.  Selain variabel varietas, jarak tanam juga menjadi salah satu faktor yang berpengaruh. Jarak tanam lebih rapat (15 cm x 15 cm) menghasilkan hasil lebih tinggi dibandingkan jarak tanam yang lebih lebar (20 cm x 20 cm) 
 
Diharapkan produksi benih ini dapat terus meningkat pada penanaman berikutnya dan bermanfaat luas bagi masyarakat. (FD)