JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Jakarta, (19/10/2021), Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jakarta, Dr. Nurhayati, SP, M.Si bersama Sub Koordinator KSPP, Dra. Dyah Pitaloka, M.Si dan Koordinator Program, Dr. Indari Puji Lestari, M.Si menghadiri undangan dari Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta via virtual dalam rangka “Penyusunan Rancangan Peraturan Gubernur tentang Pengembangan Pertanian Perkotaan di Provinsi DKI Jakarta”.

 Pertemuan dipimpin oleh Taufik Yulianto S.Sos., M.Si selaku Kasie Pertanian sekaligus pemaparan draft Rancangan Pergub Pengembangan Pertanian di DKI Jakarta. Dalam pemaparannya Taufik menyampaikan bahwa materi pada draft Pergub antara lain terkait 1) produksi pertanian perkotaan yang mencakup pemanfaatan lahan dan ruang, sarana produksi, dan strategi peningkatan produksi; 2) pemasaran hasil pertanian perkotaan mencakup jaminan pemasaran, publikasi dan promosi, pengolahan hasil, mutu dan keamanan hasil pertanian perkotaan; 3) kerjasama multipihak mencakup kerjasama multipihak, tugas dan tanggung jawab.

Kepala BPTP Jakarta, Nurhayati dalam pertemuan ini memberikan saran dan masukan terkait pemanfaatan lahan dan ruang, jaminan pemasaran, dan kemananan hasil pertanian perkotaan. Lebih Lanjut, Nurhayati menyampaikan pemanfaatan lahan-lahan bawah rel/tol perlu dimasukkan dalam Pergub, dalam hal ini diperlukan data status lahan tidur bawah rel/tol terkait dengan keberadaan kelompok tani yang dapat mengelola lahan dimaksud.

Terkait pemasaran Nurhayati menggagas perlunya dibangun networking antar kelompok tani/ masyarakat dalam mempercepat pemasaran hasil pertanian. Hal yang tidak kalah pentingnya adalah terkait keamanan pangan, dalam diskusi Nurhayati menyampaikan untuk menjamin keamanan pangan dalam hal ini keamanan hasil pertanian perkotaan tidaklah mudah. Hal ini perlu didukung laboratorium yang dapat menganalis residu pestisida dan cemaran-cemaran logam berat pada hasil pertanian perkotaan untuk menyakinkan bahwa hasil pertanian perkotaan terbebas dari residu pestisida maupun logam berat. Rancangan Pergub Pengembangan Pertanian Perkotaan disusun sebagai tindak lanjut Desain Besar Pertanian Perkotaan Jakarta 2018-2030. (PJ)