JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Jakarta (07/10/2021) Tim BPTP Jakarta menggalihasil penelitian serta inovasi yang telah dihasilkan oleh Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat sebagai upaya mempercepat proses hilirisasi inovasi Balitbangtan. Dalam kunjungan kali ini, Nur Maslahah, S.P, M.Siselaku Sub Koordinator Jasa Penelitian dan Sujianto, S.TP, M.ABM, selaku Sub Koordinator Pelayanan Teknik,memaparkan bahwa Balittro telah menghasilkan berbagai inovasi yang mudah serta murah untuk diaplikasikan kepada masyarakat. Berbagai macam teknologi pengolahan tanaman rempah dan obat yang dapat diintroduksikan kepada stakeholder terkait seperti kelompok tani, pelaku usaha bahkan entreprenur muda di bidang pertanian, seperti teknologi pengolahan sambiloto, pegagan, jahe merah, dan tanaman obat lainnya. Selain itu, teknologi pembuatan produk berbahan baku tanaman atsiri seperti akar wangi, serai wangi serta nilam. Terdapat pula teknologi pembuatan produk berbahan baku rempah seperti lada, pala maupun cengkeh. Adapun produk-produk yang dihasilkan dapat berupa hand sanitizer, handbody, sabun mandi, freshcare, balsam, essential oil yang tidak hanya mudah cara pembuatannya tapi juga menggunakan peralatan yang sederhana saja.

Salah satu teknologi yang dapat diintroduksikan kepada kelompok tani olahan di perkotaan, khususnya Jakarta adalah teknologi pembuatan minuman instant. Sejauh ini, KWT di Jakarta memproduksi jamu dalam bentuk minuman segar yang masa simpannya tidak terlalu lama, dengan adanya sentuhan inovasi yang ada di Balittro maka jamu dapat diolah dalam bentuk instan sehingga masa simpan produk lebih lama. Terdapat pula teknologi pembuatan lilin aromaterapi yang mudah dilakukan, terutama yang berbahan eucalyptus dapat menjadi peluang usaha yang menjanjikan terutama di masa pandemi seperti ini.

Selain teknologi pengolahan primer dan pengembangan produk tersebut, Balittro pun telah menghasilkan berbagai varietas unggulan tanaman obat dan rempah serta melayani permintaan dari masyarakat melalui UPBS (Unit Pengelola Benih Sumber). Varietas unggulan untuk lada yang telah dihasilkan diantaranya Petaling, Natar, Chunuk, Bengkayang, Malonan, Nyelungkup. Adapun untuk pala meliput Banda, Ternate 1, Tobelo 1, Tidore 1, Fak-fak, Nur Pakuan, dan komoditas Cengkeh meliputi Zanzibar Karo, Zanzibar Gorontalo, Tuni Bursel, AFO. Varietas unggul pada tanaman atsiri meliputi Tapaktuan, Sidikalang, Lhokseumawe, Patchoulina untuk komoditas nilam, sedangkan varietas unggul untuk serai wangi diantaranya serai wangi 1, citrona 1 agribun, citron 2 agribun.

Vanili, menjadi salah satu komoditas yang menjanjikan dan dapat dibudidayakan di wilayah Jakarta. Peluang pasar yang terbuka lebar serta harga pasar yang tinggi menjadi daya tarik tersendiri untuk dibudidayakan. Meskipun diperlukan keahlian khusus pada saat penyerbukannya, dalam hal ini Balittro akan siap hadir untuk memberikan bimbingan teknis terhadap para petani pemula yang ingin mengembangkan vanili. Kesempatan kali ini pun, Tim BPTP Jakarta berkeliling di Kebun Wisata Ilmiah yang merupakan petak pamer tanaman obat dan aromatika seluas kurang lebih 1 Ha dengan jumlah koleksi tidak kurang dari 260 spesies tanaman seperti akar wangi, serai wangi, cakar ayam, remek daging, ruku-ruku, tapak dara, pacar kuku, iler, brotowali, bakung, bangle, bunga pukul empat, cincau, gandarusa, dandang gendis, jati belanda, kayu manis dan lainnya. Inovasi untuk Bangsa, Jayalah Pertanian Indonesia …. (MY)