JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Lembang, 7 Oktober 2021 – Pada hari ini Tim Media BPTP Jakarta mengikuti workshop online mengenai Marketing Produk Riset 101: Strategi Pemasaran dan Komunikasi Publik di Era New Normal yang diselenggarakan oleh BPTP Jawa Barat.

Acara workshop dibuka oleh Kepala BBP2TP yang kali ini diwakili oleh Dr. Ir. Muchammad Yusron, M.Phil. Dalam arahannya, Kepala BBP2TP menyampaikan bahwa Balitbangtan telah memiliki 600 paket inovasi teknologi pertanian, dan selanjutnya tugas yang cukup berat adalah menyebarluaskan inovasi teknologi tersebut kepada para pengguna di seluruh wilayah Indonesia melalui strategi pemasaran dan komunikasi publik yang sesuai dan juga spesifik lokasi, karena memang setiap lokasi memiliki ke-khas-annya masing-masing.

Pemateri pertama (Ermilion Heriachandra T., M.Si) yang berkesempatan memaparkan materi tentang Strategi Pemasaran & Branding Produk Riset. Ermil memberikan banyak masukan, salah satunya adalah Balitbangtan harus memiliki daya kreasi (kreativitas) yang tinggi untuk memberikan ciri khas produk Balitbangtan yang “gue banget!”, melalui gerakan harmoni dengan fokus pada 3 poin utama, yaitu Hilirisasi, Digitalisasi, dan Green Economy. 

Sedangkan Pemateri kedua (Thonthowi Djauhari) memaparkan materi tentang Komunikasi Publik Berbasis Media Sosial. Thonthowi menjelaskan bahwa komunikasi yang berhasil adalah komunikasi yang memiliki aktivitas kolaboratif dari berbagai pihak. Beliau juga menambahkan bahwa kita harus memahami pengguna sosial media yang secara data menunjukkan bahwa mayoritas adalah kaum milenial (muda), sehingga pengelolaan sosial media perlu menyesuaikan pengguna tersebut. Selain informasi dan berita dalam bentuk tulisan dan gambar, perlu juga memasukkan konten video untuk memperkaya variasinya.

Di era digital saat ini, tidak ada pilihan bagi kita (civitas Balitbangtan) selain untuk terus berusaha lebih baik lagi memasifkan hasil-hasil riset kita kepada publik dengan lebih kreatif dengan pemanfaatan media digital!!! (yf)