JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Jakarta, (07/10/2021) --  Di masa pandemi COVID-19, masyarakat melakukan semua  aktivitas dan usaha  untuk  menambah  pendapatan, antara lain  dengan usaha berkebun, baik dengan cara konvensional maupun secara hidroponik, semakin terus meningkat.  Adanya kebijakan pembatasan aktivitas di luar rumah,  masyarakat mulai jenuh dan  hanya berdiam diri  di rumah. Dengan kondisi pandemi seperti ini, budidaya  tanaman hias bagi sebagian masyarakat kini menjadi hobi baru yang menyenangkan dan dapat meningkatkan imun. 

Beberapa jenis tanaman hias yang  sedang  booming  pada tahun ini dan banyak dicari oleh  masyarakat, salah satunya  antara lain, tanaman hias daun, antara lain  Monstera, yang dikenal  dengan “ Janda Bolong”,   Aglonema, Philodendrum, Calatea, Alocasea dan banyak jenis tanaman hias daun lainnya  yang  harganya bisa mencapai jutaan rupiah.

BPTP Jakarta  pada  kegiatan Hilirisasi yang dilaksanakan  di Kalijodo terdapat beberapa teknologi  antara  lain  budidaya  beberapa  jenis  tanaman pangan,  tanaman sayuran, tanaman obat, budidaya tanaman hidroponik, ternak dan juga  tanaman hias.  Pada budidaya  tanaman hias,  yang dilakukan di Kalijodo  melakukan upaya mengadaptasikan beberapa  jenis dan beberapa tanaman hias, antara lain:  tanaman Krokot,  Jengger,  Marigold,  Bunga kertas, dan beberapa jenis  bunga yang lain. 

Dilihat dari pertumbuhan dan tanamannya, ternyata  beberapa jenis tanaman bunga hias tersebut  sangat  beradaptasi untuk tumbuh dan berkembang di wilayah yang  mempunyai   suhu yang cukup tinggi.  Terdapat   80 jenis tanaman hias  krokot yang mempunyai warna dan jenis yang berbeda,  dan bisa  di kelompokkan  jenis lokal dan import. 

Beberapa ciri dari bunga krokot yang  ditanam di kalijodo  menghasilkan struktur  kelopak  bunga tunggal dan tumpuk, dengan beraneka warna, antara lain pink, pech, kuning, putih, maupun perpaduan gabungan dari  bermacam-macam  warna.  Pertumbuhan dan perawatan  aneka  tanaman hias ini sebetulnya sangat mudah, asal  memperhatikan syarat  pertumbuhan tanaman. Tidak sedikit yang mengalami masalah pada perawatan dan perbanyakannya. Setiap jenis tanaman hias pun memerlukan teknik perawatan dan perbanyakan yang berbeda-beda.

Dari kegiatan hilirisasi ini diharapkan sebagai  informasi kepada masyarakat bahwa  dengan kondisi suhu  yang  sangat tinggi, ternyata  aneka jenis tanaan hias ini cukup adaptif untuk dikembangkan di wilayah DKI  Jakarta.  Selain itu dengan kegiatan ini tersampaikan bagaimana memilih, merawat, memperbanyak sekaligus menjual tanaman hias serta juga membantu promosi para pelaku usaha tanaman hias di DKI Jakarta.

Dengan adanya kegiatan hilirisasi sebagai kegiatan pemanfaatan lahan yang belum termanfaatkan adalah  salah satu sektor kegiatan urban farming  di perkotaan yang diharapkan dapat memberikan peluang usaha, karena usaha tanaman hias ternyata  bisa dilakukan pada lahan yang terbatas yang bisa dikembangkan sebagai usaha meningkatkan ekonomi dan keindahan lingkungan  Dok. Keg. Hilirisasi  Kalijodo (ES/IZ).