JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Jakarta -- Guna mempersiapkan Program Tahun Anggaran 2022, BPTP Jakarta mengunjungi Balai Penelitian Ternak pada tanggal 30 September 2021 dalam rangka mengumpulkan berbagai teknologi untuk dikembangkan di wilayah perkotaan. Diwakili oleh Tim Program, BPTP Jakarta diterima oleh Bapak Asep Kurnia Saputra selaku Koordinator Jasa Penelitian di Balai Penelitian Ternak.

Dalam pertemuan ini Bapak Asep menjelaskan pelayanan yang diberikan oleh Bidang Jasa Penelitian seperti penjualan dan pemberian bantuan produk Balitnak yang dapat diberikan kepada peternak, kelompok ternak ataupun mitra Balitnak lainnya. Selanjutnya dijelaskan pula berbagai teknologi yang telah dihasilkan, beberapa diantaranya adalah Smart Feed Agrinak (SFA) dan Nano Hormon Prostaglandin. 

Kedua teknologi tersebut dirasa cocok dikembangkan untuk peternakan di Jakarta. SFA merupakan aplikasi formulasi pakan yang mampu membantu peternak dalam memformulasikan bahan baku pakan yang tersedia di masing-masing wilayah peternak. Meskipun lebih banyak informasi formulasi untuk ayam KUB namun aplikasi ini dapat digunakan juga untuk memformulasikan pakan kelinci karena juga terdapat informasi formulasi pakan untuk memenuhi karbohidrat, protein, mineral dan suplemen/vitamin untuk ternak.

Nano Hormon Prostaglandin secara umum membantu menyeragamkan birahi ternak ruminansia betina sehingga inseminasi buatan dapat dilakukan lebih mudah. Dibandingkan dengan produk lain Nano Hormon Prostaglandin ini dapat diaplikasikan hanya dengan disemprot berbeda dengan produk lain yang umumnya diaplikasikan dengan cara disuntikan langsung ke ternak (ijul).