JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Jakarta (22/9/2021), BPTP Jakarta menyelenggarakan Temu Teknis Hilirisasi Teknologi dan Inovasi Balitbangtan Seri 3 dengan tema “Meraup Untung dari Si Cantik Anggrek dan Sedap Malam di Masa Pandemi Covid-19”. Adapun tema yang diangkat pada Temu Teknis ini berdasarkan hasil kuesioner yang telah dibagikan kepada Penyuluh PNS, Penyuluh Swadaya, POPT dan Inseminator di Provinsi DKI Jakarta, sehingga harapannya dapat menjawab kebutuhan teknologi dan inovasi serta menjadi solusi terhadap permasalahan yang dihadapi di lapang.

Dalam arahannya, Kepala BPTP Jakarta menyampaikan bahwa tanaman hias di Indonesia mempunyai potensi untuk dibudidayakan secara komersil serta mempunyai peluang bisnis yang menjanjikan, salah satunya adalah anggrek dan sedap malam. Bukan hanya sebagai bunga potong saja, bibit anggrek serta tanaman dewasa (pot plant) pun dapat menjadi peluang usaha tersendiri yang tak kalah banyak peminatnya.

Narasumber yang hadir pada acara kali ini yaitu Dr. Ir Suskandari, MP (Peneliti Balai Penelitian Tanaman Hias), Eka Febrianty, SP, M.Si (Peneliti Balai Penelitian Tanaman Hias), Dr. Ana Feronika (Peneliti BPTP Jakarta). Selain ketiga narasumber tersebut hadir pula Shidiq Ilyas yang merupakan Praktisi tanaman anggrek yang sudah berkecimpung dalam seluk beluk anggrek sejak tahun 1999 yang berlokasi di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan.

Peserta Temu Teknis Seri 3 ini bukan hanya berasal dari Jakarta saja, tercatat pula dari Karawang, Magelang, Boyolali, Lumajang, Kalimantan Barat, Bangka Belitung dan bahkan Papua Barat yang juga antusias untuk mengikuti kegiatan ini. Selain materi,
peserta Temu Teknis pun disuguhkan video praktek budidaya anggrek serta penanganan organisme pengganggu tanaman. Para peserta dapat menyimak secara langsung setiap fase dan proses dalam berbudidaya sehingga harapannya nanti dapat segera dipraktekkan di lapang. Pergi ke Toba, jangan lupa bersurat.

Selamat mencoba, semoga bermanfaat. Salam sehat….