JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Jakarta (15/9/2021), BPTP Jakarta menyelenggarakan Temu Teknis Hilirisasi Teknologi dan Inovasi Balitbangtan Seri 2 dengan tema “Sukses Bertani dan Peluang Pasar Tanaman Obat di Masa Pandemi”. Adapun tema yang diangkat pada Temu Teknis ini berdasarkan hasil kuesioner yang telah dibagikan kepada Penyuluh PNS, Penyuluh Swadaya, POPT dan Inseminator di Provinsi DKI Jakarta, sehingga harapannya dapat menjawab kebutuhan teknologi dan inovasi serta menjadi solusi terhadap permasalahan yang dihadapi di lapang.

Dalam arahannya, Kepala BPTP Jakarta menyampaikan bahwa beragamnya tanaman obat yang dimiliki Indonesia sangat berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut, apalagi pada masa pandemic covid 19. Permintaan masyarakat terhadap tanaman obat seperti jahe, temulawak, kunyit, sambiloto semakin meningkat, sehingga hal ini menjadi peluang dan kesempatan emas bagi kita. Oleh sebab itu kita harus berupaya untuk terus berinovasi sehingga mampu memenuhi kebutuhan serta tantangan pasar di bidang pertanian.

Narasumber yang hadir pada acara kali ini yaitu Hera Nurhayati, SP, M.Sc (Peneliti Balittro) yang menyampaikan materi dengan judul “Budidaya Tanaman Obat di Masa Pandemi Covid-19”. Selain itu, hadir pula Ir. Heru Wardhana (Head of Kampoeng Djamoe Organik- Martha Tilaar Group) dengan topik materi “Peluang Bisnis Tanaman Obat, Kosmetik dan Aromatik di Masa dan Setelah Pandemi Covid-19” dan Ibu Lasmi (Praktisi/KWT Lestari) dengan materi “Pembuatan Jamu yang Baik, Bermutu dan Bermanfaat untuk Menjaga Kesehatan dan Kebugaran Keluarga”. Temu Teknis Seri 2 ini diikuti oleh berbagai lapisan masyarakat mulai dari petani, penyuluh sampai dengan wirausaha yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia. Selain materi, peserta Temu Teknis pun disuguhkan video praktek pembuatan ramuan jamu yang sehat, berkhasiat di masa pandemic covid-19. Belajar silat di hari Rabu, ingin sehat minumlah jamu…

Semoga bermanfaat dan salam sehat