JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
Jakarta (08/09/2021), BPTP Jakarta melaksanakan Temu Teknis Hilirisasi Teknologi dan Inovasi Balitbangtan Seri I yang mengangkat tema “Pascapanen dan Peluang Bisnis Produk Pertanian di Masa Pandemi Covid-19”.
 
Acara dibuka oleh Kepala BBP2TP (Dr. Ir. Fery Fahrudin Munir, M.Sc), dalam pembukaannya beliau menyampaikan bahwa di masa Pandemi Covid-19 ini kegiatan pertanian tidak boleh berhenti karena harus menyediakan pangan untuk kebutuhan primer masyarakat banyak. Khusus pertanian di perkotaan, pemanfaatan lahan sempit pun bisa dioptimalkan untuk memproduksi pangan bagi keluarga. Kepala BPTP Jakarta (Dr. Ir. Nurhayati, M.Si) menyampaikan bahwa kegiatan Temu Teknis ini merupakan salah satu upaya yang ditempuh untuk melakukan hilirisasi teknologi dan inovasi Balitbangtan di DKI Jakarta. Nurhayati juga melaporkan kegiatan Hilirisasi pertanian perkotaan terintegrasi yang sudah dirintis pada tahun ini di wilayah Kalijodo – Jakarta Utara.
 
Berkesempatan hadir secara virtual pada kegiatan Temu Teknis perdana ini, Kepala Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta (Ir. Suharini Eliawati, M.Si) sangat mendukung semua pihak dalam pengembangan pertanian perkotaan di DKI Jakarta. Beliau juga menjelaskan dalam sambutan dan pemaparannya, bahwa ketertarikan masyarakat DKI Jakarta terhadap pertanian perkotaan meningkat sebesar 5%, yang menunjukkan bahwa Jakarta juga dapat melakukan produksi pangan. Kerja sama dan kolaborasi semua pihak dalam mengembangkan pertanian di DKI Jakarta sangat dibutuhkan guna mempercepat hilirisasi inovasi teknologi dan meningkatkan kesejahteraan petani di DKI Jakarta.
 
Dalam Sesi materi kali ini juga menghadirkan narasumber inti, yaitu Muflihani Yanis, S.Pt, M.Si (Peneliti BPTP Jakarta) dengan topik materi “Pengolahan dan Pengemasan Sayuran Segar dan Sehat”, dan Oshin Hernis (Sayurbox Head of Marketing Communications) dengan topik materi “Mendigitalisasi Rantai Pasokan Produk Segar”. Pandemi Covid-19 yang masih terjadi saat ini pun bisa memberikan dampak yang positif bagi dunia usaha yang bergerak di sektor pertanian, sektor jasa pemasaran salah satunya. Dengan menggandeng dan bermitra dengan petani, maka hasil produksi pertanian bisa semakin mudah diakses oleh masyarakat dan berdampak pula bagi petani untuk meningkatkan pendapatannya.