JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
Jakarta – Semangat kemerdekaan Republik Indonesia terasa di Kelompok Tani Jawa Indah, Semanan, Kalideres Jakarta Barat saat panen padi, walaupun dilaksanakan saat pandemi Covid-19.  Panen yang dilakukan pada musim tanam padi kali ini menggunakan alat panen otomatis, Combine Harvester, pada Senin, 16 Agustus 2021.
 
Padi yang terakhir dipanen pada musim tanam kali ini seluas kurang lebih  4 ha dari total luas lahan lebih dari 15 Ha, dengan varietas padi yang ditanam yaitu Inpari 32. Varietas ini memiliki keunggulan diantaranya tahan terhadap penyakit hawar daun bakteri strain III dan IV, tahan terhadap blas ras 033, agak tahan terhadap Tungro, dan potensi hasil dapat mencapai 8,42 ton/Ha. Varietas unggul Inpari 32 ini merupakan salah satu bagian dari paket teknologi padi yang didiseminasikan oleh BPTP Jakarta. Berdasarkan perhitungan secara ubinan, diperkirakan hasil panen yang diperoleh mencapai 6.5 ton/Ha. Hasil panen umumnya tidak optimal disebabkan banyaknya hama berupa burung dan tikus.
 
Ketua Poktan Tani Jawa Indah, Racidin, mengungkapkan meskipun biaya panen tidak berbeda nyata, panen padi dengan menggunakan Combine Harvester lebih menguntungkan daripada panen secara manual, diantaranya yaitu hemat tenaga kerja dan waktu, serta gabah yang dihasilkan menjadi lebih bersih. 
 
Menjelang 76 tahun kemerdekaan, Petani Jawa Indah pun sudah menikmati teknologi Combine Harvester, namun makna kemerdekaan ini belum sepenuhnya dapat dirasakan seluruh petani, salah satunya yaitu penguasaan modal berupa lahan dan pendanaan yang terbatas. Semoga petaniku semakin sejahtera dan merdeka.