JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Jakarta -- Status PPKM darurat level 4 di wilayah DKI Jakarta tidak menyurutkan semangat anggota kelompok tani Kebun Berseri Bintaro yang menggarap fasos milik Pemda menanam bawang merah. Budidaya bawang merah varietas Bima Brebes yang mereka tanam merupakan salah satu bentuk show window dari rangkaian kegiatan Pendampingan Komoditas Strategis Kementan yang dilaksanakan oleh BPTP Jakarta. Budidaya tanaman yang dilakukan standar sesuai SOP penanaman di lahan kering. Penanganan hama penyakit tanaman menggunakan Bioprotektor yang rutin disemprotkan setiap seminggu sekali. Sehingga tanaman bawang merah di Poktan Kebun Berseri Bintaro ini terhindar dari serangan hama. Beberapa tanaman sempat terserang layu fusarium, namun dengan penanganan mekanik, tanaman yang lain terhindar dari penularan.

Tanam benih umbi dilaksanakan pada tanggal 17 Mei 2021, dan pemanenan umbi bawang mulai dilakukan pada tanggal 22 Juli 2021, saat tanaman berumur 65 hari setelah tanam. Pengambilan ubinan pada bedeng tanaman menghasilkan nilai potensi bobot basah umbi bawang berah sebanyak 10.5 ton/ha. Panen dari 8 bedengan masing-masing berukuran 17 m2 menghasilkan lebih dari 100 kg umbi bawang merah. Sampai berita ini diturunkan panen belum selesai dilaksanakan di 10 bedeng tanaman bawang. Hal ini terjadi karena anggota poktan di kebun Berseri Bintaro rata-rata adalah PPSU yang memiliki kewajiban utama di tempat lain, sehingga mereka mengerjakan budidaya tanaman bawang merah ini setelah pekerjaan utama mereka selesai. Harapan dari kegiatan pendampingan budidaya bawang merah ini adalah adanya tambahan kemampuan dan pengalaman bagi anggota Poktan Kebun Berseri Bintaro Selain itu hasil produksi umbi bawang merah varietas Bima ini dapat membantu meningkatkan pendapatan anggota poktan tersebut. Dan mereka dapat melanjutkan sendiri budidaya bawang merah pada musim berikutnya.