JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
Jakarta -- Akhir Januari 2021, tim BPTP Jakarta yang terdiri dari Peneliti-Penyuluh dan dikomandoi langsung oleh Kepala BPTP kembali melakukan kunjungan ke kelompok tani.  Kunjungan ini guna menjaring umpan balik pengguna terhadap teknologi pertanian yang pernah diintroduksikan serta menggali potensi yang dapat dikembangkan.
 
Perjalanan tim kali ini menelusuri sisi Jakarta selatan hingga berlabuh di Kelurahan Pondok Pinang Kecamatan Kebayoran Lama.  Kelompok tani Lati Jahi (Lahan Tidur Jadi Hidup) yang berada di RT 02/RW 02 cukup menarik perhatian.  Di lahan seluas 6000 m2, kelompok tani ini membudidayakan ikan, singkong, cabai dan sayuran daun. Pendampingan teknologi belum pernah dilakukan di kelompok ini, semua dipelajari secara otodidak.  Tahun 2020, kelompok Lati Jahi memperolah kerjasama dengan  dari Mitra Baznas Microfinance dan juga Bank Negara Indonesia berupa instalasi hidroponik sehingga budidaya sayuran daun dapat  dilakukan secara hidroponik. 
 
Kelompok tani yang digawangi oleh Tri Heryanto ini ingin mengembangkan urban farming dan bercita-cita menjadi Agro Eko Wisata. Ada yang menarik, “Kelapa bakar herbal” dengan aroma rempah dan rasa yang memanjakan indra perasa menjadi sajian penuh manfaat dari kelompok Lati Jahi. Olahan hasil tanaman perkebunan ini dapat menjadi daya tarik tersendiri yang melengkapi urban farming di kelompok Lati Jahi.