JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Jakarta – Kegiatan Pembekalan Dan Orientasi CPNS 2019 digelar secara virtual yang dilaksanakan di Aula Gedung C Kementerian Pertanian yang dihadiri sebanyak 175 Orang CPNS formasi 2019 penempatan kantor pusat Kementerian Pertanian dan diikuti secara Virtual oleh CPNS penempatan satuan kerja Kementerian Pertanian di Seluruh Indonesia pada Rabu (16/12/2020), melalui Zoom. Pada kesempatan ini BPTP Jakarta mendapatkan penambahan 1 SDM CPNS Formasi Peneliti Ahli Pertama Ferdhi Isnan Nuryana. Kegiatan berlangsung dari pukul 08.00 hingga 10.30 WIB. Kegiatan diawali dengan absensi dan registrasi pada pukul 07.00 yang kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan do’a. Acara dilanjutkan dengan Laporan Penyelenggaraan Acara yang disampaikan oleh Drs. Zulkifli, MM. selaku Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian Kementerian Pertanian. Acara dilanjutkan dengan Penyerahan secara simbolis Keputusan Menteri Pertanian tentang Pengangkatan CPNS Kementerian Pertanian kepada 11 perwakilan CPNS yang datang langsung ke Auditorium Kementerian Pertanian.

Kegiatan pembekalan disampaikan oleh Dr. Ir. Momon Rusmono, M.S., selaku Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian. Sebelum kegiatan pembekalan dimulai, beliau menyampaikan pesan dari Presiden RI yang berisi “Saya ingin mengingatkan kepada kita semua bahwa di tengah pandemic, sector pertanian telah menyumbangkan yang tertinggi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional yang dalam posisi mengalami perlambatan”. Kemudian perbincangan dilanjutkan dengan bahasan mengenai sektor pertanian selama pandemi berlangsung, dimana mengalami peningkatan sebesar 2,15% sedangkan sektor lain mengalami penurunan. Hal ini merupakan suatu hal yang direncanakan bukan sesuatu yang tidak sengaja. Struktur lapangan kerja juga bergeser dari industri menuju pertanian, dikarenakan banyaknya SDM yang terkena imbas PHK memilih untuk pulang ke kampong halamannya untuk bertani.

Dr. Ir. Momon Rusmono, M.S. menyampaikan, kementerian pertanian harus terus berupaya agar pertanian menjadi lebih maju, mandiri dan modern. Maju berarti peningkatan produktivitas, padi misalnya rata-rata nasional 6 ton/ha. Semua komoditas juga harus ditingkatkan produktivitas meningkat, mutu juga harus ditingkatkan. Mandiri kuncinya harus mampu menyediakan pangan untuk seluruh rakyat Indonesia dan meminimalisir impor. Ada beberapa komoditas yang belum maksimal, seperti pemenuhan daging sapi, perkebunan pemenuhan gula, hortikultura pemenuhan bawang putih, merupakan PR kita bersama. Semua kebutuhan harus bisa mandiri dan dipenuhi oleh diri kita sendiri. Kualitas juga harus ditingkatkan dan bisa menandingi kualitas impor sehingga bisa bersaing di dalam negeri dan di luar negeri dalam perdagangan bebas. 

Pertanian modern berarti memanfaatkan teknologi terkini yang dihasilkan oleh Litbang. Menteri telah mencanangkan penerapan pertanian modern melalui smart farming di dalam greenhouse sehingga bisa diotomatisasi, diatur suhu, kelembaban dan nutrien untuk tanaman. Ada 5 strategi yang dilakukan untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional, yaitu: Peningkatan kapasitas produksi, Diversifikasi pangan lokal, Penguatan cadangan dan sistem logistik pangan, Pengembangan pertanian modern dan Gerakan tiga kali ekspor. Dan sebagai birokrat, kita harus memenuhi tuntutan untuk selalu menjaga profesionalisme, proaktif-responsif-solutif terhadap permasalahan yang muncul, dan memperkokoh tim kerja yang solid dan bersinergi di setiap lapisan pekerjaan untuk membangun the winning team. Acara selanjutnya disampaikan oleh Sekretaris Deputi Pengembangan SDM, Kementerian
PAN-RB, Drs. Mudzakir, M.A., sebagai narasumber. Beliau menyampaikan, untuk membangun ASN yang visioner, agile dan berintegritas, maka harus memahami: 1) Tantangan lingkungan strategis dan potret ASN; 2) Program prioritas kerja 2019-2024; 3) Arah kebijakan dan strategi pembangunan Smart ASN. Dimana Smart ASN adalah ASN yang memiliki Integritas, Nasionalisme, Profesionalisme, Wawasan Global, IT&Bahasa Asing, Hospitality, Networking dan Enrepreneurship yang kuat. Selanjutnya disampaikan mengenai Strategi Pembangunan Smart ASN 2020-2024, yaitu: 1) Perencanaan; 2) Pengadaan (Rekrutmen dan Seleksi); 3) Pengembangan kompetensi; 4)
Penilaian kinerja dan penghargaan; 5) Pengembangan karier; 6) Peningkatan kesejahteraan. Pesan terpenting yang perlu disampaikan adalah menjadi ASN harus difokuskan untuk bekerja dengan sebaik-baiknya. Kinerja dan potensi kita akan dinilai dan ditinjau oleh manajemen untuk pengembangan karier kita. 

Setelah penyampaian berakhir acara dilanjutkan dengan kegiatan Penyerahan Keputusan Menteri Pertanian yang diwakilkan oleh 11 unit kerja Eselon 1. Kemudian host menyapa teman-teman yang ada di Papua, Sumatera Barat, dan Bali. Acara kembali dilanjutkan dengan kuis dan pembagian doorprize untuk para peserta yang beruntung. Kegiatan Pembekalan Dan Orientasi CPNS 2019 ditutup dengan menyanyikan lagu Padamu Negeri.