JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Jakarta -- Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jakarta bersama Petugas Penyuluh Lapang Sudin KPKP Jakarta timur melaksanakan survei kebutuhan teknologi untuk mendukung kegiatan gerakan pekarangan pangan. Kegiatan ini merupakan kegiatan kolaborasi antara Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian dan Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta serta Badan Litbang Kementerian Pertanian. BPTP Jakarta memiliki peran dalam pendampingan teknologi pertanian hingga pasca panen.

Tiga kelompok yang melaksanakan gerakan pekarangan pangan adalah kelompok tani mustika kecamatan Kramat jati, kelompok tani piranti Jaya Kecamatan Makasar, dan kelompok tani Cipayung Jaya di Kecamatan Cipayung.

Kelompok tani mustika sudah sangat eksis melakukan kegiatan budidaya tanaman sayur, selain itu kelompok ini juga membudidayakan kelinci dan ikan. Penguasaan kelompok tani terhadap teknis budidaya maupun peternakan sudah sangat baik. Namun, masih diperlukan pendampingan pada aspek pemasaran.

Berbeda dengan kelompok tani mustika, kelompok tani Cipayung Jaya merupakan kelompok yang masih baru terbentuk. Masih dibutuhkan pendampingan yang intensif agar kelompok ini dapat melakukan kegiatan pertanian dengan baik.

Hal yang menarik ditemukan pada KWT Piranti di pinang Ranti. Kelompok wanita tani yang berbasis pada olahan ini akan mengembangkan lidah buaya sebagai komoditas tanaman utamanya. Pemilihan komoditas ini dikarenakan pemasarannya yang sudah jelas yaitu dijadikan olahan minuman dan juga serbuk lidah buaya kering.

Kolaborasi yang baik antara Kementerian Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta serta kelompok tani akan menghasilkan produk pertanian yang bernilai hasil tinggi.