JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Jakarta -- Pandemi Covid-19 belum juga berakhir, angka penyebarannya masih relatif tinggi. Bukan hanya di Jakarta saja, namun juga hampir di seluruh daerah di Indonesia. Dalam rangka antisipasi dan deteksi penyebaran Covid-19 di lingkungan kantor, maka BPTP Jakarta kembali mengadakan Rapid Test pada, Senin, 23 November 2020. Pelaksanaan Rapid Test Kali ini bekerja sama dengan Klinik Parahita Diagnostic Center Bekasi kepada seluruh pegawai BPTP Jakarta yang berjumlah 61 orang.

Rapid test merupakan skrining awal dalam mendeteksi Covid-19 yang mudah dan cepat dengan mendeteksi antibodi, yaitu IgM dan IgG, yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan virus Corona, sebelum dilakukan pemeriksaan selanjutnya.

Dr. Ir. A. Arivin Rivaie, M.Sc, selaku Kepala BPTP Jakarta, menyampaikan bahwa semua karyawan/karyawati BPTP Jakarta diwajibkan mengikuti kegiatan Rapid Test Covid-19. Rapid Test tersebut merupakan tindak lanjut Badan Litbang Pertanian atas Surat Menpan RB Nomor: B/196/M.KT.02/2020 tanggal 12 Agustus 2020 mengenai himbauan pelaksanaan Rapid Test Covid-19 secara berkala bagi ASN dan penerapan protokol kesehatan di tempat kerja, guna memastikan kesehatan karyawan dan bebas dari wabah Covid-19, serta tidak menjadi klaster-klaster baru dalam penyebaran Covid-19 di perkantoran.

Sebelum pelaksanaan rapid test, BPTP Jakarta juga telah menerapkan protokol kesehatan dalam pencegahan penularan Covid-19. Setiap karyawan dan tamu yang memasuki areal perkantoran diminta untuk selalu memakai masker, mencuci tangan dengan menggunakan air dan sabun, menggunakan hand sanitizer, dan selalu menjaga jarak. Selain itu, pegawai BPTP Jakarta juga sudah dibekali masker dan hand sanitizer.
Diharapkan rapid test ini dapat mengontrol status kesehatan karyawan, serta tidak menjadi klaster-klaster baru dalam penyebaran Covid-19 di perkantoran.